Mengenal Dr Hayat Sindi, Inovator Medis Wanita Muslim Dunia

140
Dr Hayat Sindi

EDISIMEDAN.com, MEDAN – Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara,
Rabu (17/01/2018), kedatangan tamu istimewa. Dialah sosok Dr Hayat Sindi, seorang inovator medis wanita muslim Dunia.

Saat ini Hayat Sindi, menjabat sebagai penasehat Senior Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Inovasi Presiden Islamic Development Bank (IDB).

Perempuan kelahiran 6 November 1967 di Mekkah, Arab Saudi itu, adalah pendiri dan Presiden Institut Imajinasi dan Ingenuity (i2 institute), di Jeddah, Arab Saudi.

Dia juga salah satu pendiri dan direktur Diagnostics for All, sebuah lembaga nirlaba yang menggabungkan bioteknologi dan mikrofluida.

Lembaga itu didedikasikannya untuk menciptakan kemudahan penggunaan, diagnostik perawatan khusus yang dirancang khusus untuk 60 persen negara berkembang yang tinggal di luar jangkauan rumah sakit perkotaan dan infrastruktur medis.

Dr Hayat Sindi

Perempuan berusia 50 tahun ini lulus dengan gelar di bidang farmakologi pada tahun 1995 di King’s College, Inggris dan meraih gelar PhD dalam bidang bioteknologi dari Universitas Cambridge pada tahun 2001.

Namanya melambung dalam dunia medis karena keahliannya dalam riset medis. Temuannya akan sebuah mesin yang menggabungkan efek cahaya dan ultra-sound untuk digunakan dalam bioteknologi, begitu fenomenal.

Seiring dengan kegiatan ilmiahnya, dia berpartisipasi dalam berbagai acara yang bertujuan meningkatkan kesadaran sains di kalangan wanita, khususnya di Arab Saudi dan dunia muslim.

Dia juga tertarik dengan masalah brain drain. Pada tahun 2010, Sindi adalah pemenang Hadiah ‘Mekkah Al Mukaram’ untuk Inovasi Ilmiah, yang diberikan oleh HRH Pangeran Khalid Al-Faisal.

Dia juga bernama 2011 Emerging Explorer oleh National Geographic Society. Pada tahun 2012, ia dinobatkan sebagai salah satu dari Newsweek “150 Wanita yang Mengguncang Dunia”.

Dia menjadi Duta Goodwill UNESCO pada tahun 2012 “sebagai pengakuan atas karyanya untuk menciptakan ekosistem kewirausahaan dan inovasi sosial bagi ilmuwan, teknolog dan insinyur di Timur Tengah dan sekitarnya, upayanya untuk mendekatkan para inovator dan dedikasinya kepada cita-cita dan tujuan Organisasi.

Penasehat Senior Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Inovasi Presiden IDB Grup, Dr Hayat Sindi (tiga dari kiri) saat melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara, Rabu (17/01/2018). [edisimedan.com/istimewa]
Dalam kunjungannya di RS USU, Hayat Sindi memberi apresiasi dan terkesima dengan kemajuan RS USU.

BACA JUGA

Dalam diskusinya dengan jajaran manajemen RS USU, dia berharap RS USU harus terus melakukan inovasi, karena menurutnya ilmu kedokteran terus berkembang. [ded]

Apa Tanggapan Anda?