Home / MEDAN TODAY / Menko Rizal Ramli Serahkan Bantuan Kapal dari Wilmar Group di Belawan

Menko Rizal Ramli Serahkan Bantuan Kapal dari Wilmar Group di Belawan


EDISIMEDAN.COM, BELAWAN- Menteri Koordinator (Menko) Bidang Maritim dan Sumberdaya DR Rizal Ramli didampingi Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi mengunjungi Kampung Nelayan, Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan, Jumat (17/6/2016).

Selain menggali berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat nelayan di daerah tersebut, Menko Rizal menyerahkan dua unit kapal bantuan dari Wilmar Group serta beasiswa penuh kepada empat anak nelayan yang kini mengenyam pendidikan di Politeknik Perikanan Sidoarjo dan Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta.

Turut hadir dalam penyerahan itu Direktur Utama PT Multimas Nabati Asahan (Wilmar Group) MP Tumanggor, Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Sumut Zony Waldi, Dannlantamal I Belawan Kol Marinir Widodo, pengacara senior Prof Otto Hasibuan, serta ratusan masyarakat Kampung Nelayan.

Dalam kesempatan itu, Ramli mengatakan, pemerintah memiliki komitmen meningkatkan taraf hidup masyarakat nelayan, salah satunya dengan memberikan bantuan kapal penangkap ikan dengan kapasitas 5GT-10GT sebanyak 3.500 unit

Baca Juga:  Pemko Medan Serahkan 13 SKK Ke Kejari Medan & Belawan

“Hingga tahun tahun 2019 sebanyak 3.500 unit. Tujuannya untuk membantu nelayan agar mendapatkan tangkapan ikan yang lebih baik,” ujar Ramli.

Untuk mendapatkan bantuan kapal, sebut Ramli, nelayan harus tergabung dan menjadi anggota koperasi. “Itu salah satu persyaratannya. Karena itu, nelayan kita himbau menjadi anggota koperasi,” pesan Ramli.

Ramli juga mengatakan, jumlah nelayan secara nasional mencapai 16 juta keluarga. Namun ironis, sebagian besar nelayan berada merupakan keluarga miskin. “Untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat nelayan, pemerintah juga mengeluarkan program asuransi bagi 1 juta nelayan,” tambah Ramli.

BACA JUGA
3.400 Nelayan di Sumut Sudah Terlindungi Asuransi

Ramli juga menegaskan, pemerintah Indonesia terus menggiatkan pengawasan perairan guna menghempang pencurian ikan (illegal fishing) oleh kapal nelayan asing yang mengakibatkan kerugian negara mencapai 20 milyar dolar.

Baca Juga:  Eratkan Silaturahmi Di Ramadhan, Gunakan Paket New Freedom Indosat Ooredoo

“Pemerintah bertindak tegas dibawah komando Menteri Perikanan dan Kelautan Ibu Susi. Sudah banyak kapal-kapal pencuri asing yag ditenggelamkan. Ini manfaatnya besar, nelayan saat ini tangkapannya jadi lebih banyak. Dulu nelayan Belawan harus naik perahu hingga tiga jam baru mendapat hasil. Sekarang sejam sudah dapat ikan,” jelas Ramli.

Selain menyerahkan bantuan dua unit kapal penangkap ikan, Ramli juga menyerahkan 1.000 paket sembako dan sejumlah buku untuk Perpustakaan Terapung Kampung Nelayan. “Kita berharap tingkat pendidikan anak nelayan dan seluruh masyarakat di pesisir pantai mengalami perbaikan,” harap Ramli. [ded]

Terkait


Berita Terbaru