Meski Belum Ada Kenaikan, Tim Satgas Pangan Terus Pantau Harga

26
eski harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional masih di batas harga eceran tertinggi (HET) atau sesuai harapan, tim Satgas Pangan masih tetap melakukan operasi pasar atau Gerakan Stabilisasi Harga Pangan.

EDISIMEDAN.com, MEDAN- Meski harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional masih di batas harga eceran tertinggi (HET) atau sesuai harapan, tim Satgas Pangan masih tetap melakukan operasi pasar atau Gerakan Stabilisasi Harga Pangan.

Seperti pada Rabu (28/3/2018) pagi, tim melakukan sidak di pasar Sei Sikambing Medan.

“Gerakan Stabilisasi Harga Pangan dilakukan hingga harga kembali ke angka normal,” ucap Kepala Perum Bulog Sumut, Benhur Ngkaimi kepada wartawan.

“OP dilakukan tanpa volume terbatas untuk beras, setelah sejak November 2017 sudah diluncurkan sebanyak 15.000 ton. Harga beras OP dijual sebesar Rp 9.850 per kilogram dan bawang putih Rp 20.000 per kilogram,” tambah Benhur.

Diungkapkannya, harga beras yang dijual Bulog di bawah harga pasar yang masih Rp 10.000-an per kilogram dan bawang putih Rp 30.00-an per kilogram.

“Stok beras Sumut aman hingga empat bulan ke depan. Stok bawang putih juga cukup aman dengan ketersediaan yang terus diperkuat,” ungkapnya.

Seorang pedagang di Pasar Sei Sikambing, Zulhairi mengatakan, harga beras sudah turun sekitar Rp 500 per kilogram. Harga beras IR 64 saat ini dijual Rp 10.000 per kilogram, atau paling mahal Rp 10.500 per kilogram dari sebelumnya Rp11.000 per kilogram.

“Mungkin pasokan semakin banyak. Sebelumnya pasokan agak susah dan harga beli mahal, sehingga harga jual juga ikut naik,” tandasnya. [ska]

Apa Tanggapan Anda?