Home / DELI SERDANGSUMUT / Ngaku Khilaf, Akhirnya Kapolres Tebing Tinggi Minta Maaf

Ngaku Khilaf, Akhirnya Kapolres Tebing Tinggi Minta Maaf


EDISIMEDAN.COM, TEBING TINGGI – Kapolres Tebingtinggi AKBP Slamet Loesiono akhirnya meminta maaf atas ucapannya yang telah dianggap menghina umat Islam Kota Tebing Tinggi. Pernyataan maaf ini disampaikan Slamet saat puluhan ormas Islam menggelar demo di Mapolresta Tebing Tinggi, Senin (25/4/2016).

Dalam pertemuan itu, Kapolres Tebingtinggi mengaku tidak bermaksud melecehkan umat muslim.  “Saya minta maaf atas kesilapan saya, ini semua atas ketidaktahuan saya. Sekali lagi saya minta maaf,” terang Slamet Loesiono.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kapolres telah menghina ulama dan umat Islam Kota Tebingtinggi yaitu dengan mengatakan rumah suluk dipergunakan sebagai tempat menyabu, sedangkan rumah suluk di Tebing Tinggi hanya dua, yaitu di Kelurahan Tambangan dan di Jalan Bahbolon, bukan seperti dibilang Kapolres di Kampung Semut Kota Tebing Tinggi.

BACA JUGA:
Sebut Ulama Tak Beres Cegah Narkoba, Kapolresta Tebing Tinggi Disomasi

Baca Juga:  AMPG Dukung Yasir Ridho Pimpin Golkar Sumut

Atas pernyataan itu, puluhan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Umat Islam Kota Tebing Tinggi, Ormas Islam, Mahasiswa dan Pemuda melakukan aksi damai, Senin (25/4/2016).

Mereka menuntut Kapolres Tebing Tinggi AKBP Slamet Loesiono meminta maaf atas ucapannya yang dianggap menghina ulama di Kota Lemang itu.

ADU ARGUMEN: Koordinator aksi demo damai gabungan Aliansi Umat Islam, Mahasiswa dan Pemuda serta ormas islam Muslim Istiqomah ketika berargument dengan Kapolres Tebingtinggi, AKBP Slamet Loesiono di depan Mapolres Jalan Sutomo Tebingtinggi, Senin (25/4). [Foto: SNI]
ADU ARGUMEN: Koordinator aksi demo damai gabungan Aliansi Umat Islam, Mahasiswa dan Pemuda serta ormas islam Muslim Istiqomah ketika berargument dengan Kapolres Tebingtinggi, AKBP Slamet Loesiono di depan Mapolres Jalan Sutomo Tebingtinggi, Senin (25/4). [Foto: SNI]
Aksi yang dilakukan sekitar 30-an orang itu digelar di depan Masjid Raya Nur Addin Jalan Suprapto, kedua di Jalan Sutomo Bundaran Air Pancur, aksi dilanjutkan di depan Mapolres Tebing Tinggi Jalan Pahlawan dan berakhir di gedung DPRD setempat.

BACA JUGA
Hina Ulama, Kapolres Tebing Tinggi Didemo

Usai mendengar pernyataan Kapolres Tebingtinggi, rombongan aksi demo Aliansi Umat Islam, mahasiswa dan pemuda serta ormas Islam Kota Tebingtinggi langsung membubarkan diri dan melanjutkan aksinya di depan Kantor DPRD Kota Tebing Tinggi dan selanjutnya membubarkan diri secara tertib. [rdi|ded]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up