Nyalakan Lilin Saat Lampu Padam, Satu Keluarga Tewas Terbakar

154
Pasangan suami istri (pasutri) dan anaknya tewas dalam kondisi berpelukan setelah rumah yang mereka tempati terbakar di Dusun Mangga Dua, Desa Bandar Tengah, Kecamatan Bandar Khalifah, Kabupaten Serdangbedagai, Selasa (2/10/2018) subuh. [edisiMedan.com/ifrizal]

EDISIMEDAN.com, SERGAI – Pasangan suami istri (pasutri) dan anaknya tewas dalam kondisi berpelukan setelah rumah yang mereka tempati terbakar di Dusun Mangga Dua, Desa Bandar Tengah, Kecamatan Bandar Khalifah, Kabupaten Serdangbedagai, Selasa (2/10/2018) subuh.

Korban adalah Azis Saragih (36) dan istrinya Mila serta anaknya Aulia Agustina (2,5 bulan). Ketiganya ditemukan warga meninggal di dalam kamar.

Menurut Kepala Dusun Mangga Dua, Syaiful, satu keluarga tewas saat menginap di rumah Syamsul Saragih yang tak lain adalah orang tua Azis.

Menurutnya, kebakaran itu sendiri terjadi sekitar lebih kurang jam 5 pagi tadi, usai sholat subuh. Diduga, kebakaran dipicu lilin sebagai penerangan saat lampu padam.

“Saat peristiwa terjadi, kampung kami memang mati lampu sejak malam. Lampu lilin untuk menerangi rumah mereka, kemungkinan menyambar bensin eceran,” ujarnya.

Syaiful bilang, korban Azis tewas ketika hendak menyelamatkan istri dan anaknya yang berada di kamar tengah dari tiga kamar yang ada di dalam rumah tersebut.

“Setelah korban (Azis-red) masuk ke kamar, untuk menyelamatkan keluarganya, api sudah mengepung seluruh ruangan rumah,” jelas Syaiful.

Satu unit rumah terbakar di Dusun Mangga Dua, Desa Bandar Tengah, Kecamatan Bandar Khalifah, Kabupaten Serdangbedagai, Selasa (2/10/2018) subuh. Tiga orang tewas dalam kejadian ini [edisiMedan.com/ifrizal]
Menurutnya, ketiga mayat dapat dievakuasi oleh warga setelah api padam.

“Mayat Azis, Mila dan Aulia ditemukan warga lagi berpelukan di dalam kamar,” tambahnya.

Saat ini jenazah ketiga korban sudah disemayamkan di rumah keluarga korban untuk segera dimakamkan tak jauh dari rumah korban. [ifrizal]

Apa Tanggapan Anda?