Home / NEWS / Ombudsman Selidiki Kasus Percobaan Bunuh Diri Siswi SMKN Padangsidempuan Terkait UNBK

Ombudsman Selidiki Kasus Percobaan Bunuh Diri Siswi SMKN Padangsidempuan Terkait UNBK


EDISIMEDAN.com, MEDAN-  Ombudsman RI perwakilan Sumatera Utara masih mencari informasi detail terkait penyebab seorang siswi SMK Negeri 3 Kota Padang Sidimpuan yang mencoba bunuh diri saat membuat status di akun media sosialnya.Kepala perwakilan Ombudsman Sumatera Utara, Abiyadi Siregar mengatakan bahwa Informasi yang mereka dapat bahwa korban mencoba bunuh diri dengan meminum racun tanaman. Dengan alasan karena dirinya terindimidatis oleh oknum guru di SMK Negeri 3 Kota Padang Sidempuang."Karena sebelumnya korban mempertanyakan atau mempersoalkan seorang guru yang membocorkan jawaban Ujian Sekolah Berstandar Nasional atau USBN di akun media sosialnya. Karena sebelum UN kan ada namanya USBN," kata Abiyadi, Minggu (9/4/2017).Abiyadi menjelaskan bahwa hal itu berawal dari korban yang membuat status di akun media sosialnya mengenai adanya aksi kecurangan saat USBN berlangsung beberapa waktu lalu.baca sebelumnyaUsai Ungkap Kebocoran Soal UNBK, Siswi SMKN Padangsidempuan Tenggak Racun"Informasinya korban membuat status bertuliskan Juara satu kok minta jawaban sama ibumu, itulah status korban yang saya dapat informasinya," jelasnya.Terkait hal itu, Abiyadi menambahkan bahwa Ombudsman masih mencari informasi yang lebih detail. Karena info yang ombudsman dapat belum detail."Kasus itu ada dilaporkan kepada kami. Namun, sampai sekarang belum detail laporannya. Kami belum bisa memfollow up nya. Tapi kami masih mencari data-data tersebut," pungkas Abiyadi. [ska]

EDISIMEDAN.com, MEDAN-  Ombudsman RI perwakilan Sumatera Utara masih mencari informasi detail terkait penyebab seorang siswi SMK Negeri 3 Kota Padang Sidimpuan yang mencoba bunuh diri saat membuat status di akun media sosialnya.

Kepala perwakilan Ombudsman Sumatera Utara, Abiyadi Siregar mengatakan bahwa Informasi yang mereka dapat bahwa korban mencoba bunuh diri dengan meminum racun tanaman. Dengan alasan karena dirinya terindimidatis oleh oknum guru di SMK Negeri 3 Kota Padang Sidempuang.

“Karena sebelumnya korban mempertanyakan atau mempersoalkan seorang guru yang membocorkan jawaban Ujian Sekolah Berstandar Nasional atau USBN di akun media sosialnya. Karena sebelum UN kan ada namanya USBN,” kata Abiyadi, Minggu (9/4/2017).

Abiyadi menjelaskan bahwa hal itu berawal dari korban yang membuat status di akun media sosialnya mengenai adanya aksi kecurangan saat USBN berlangsung beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  Polisi Ungkap Kasus Pemalsuan Tiket Pertandingan PSMS di Stadion Teladan

baca sebelumnya

Usai Ungkap Kebocoran Soal UNBK, Siswi SMKN Padangsidempuan Tenggak Racun

“Informasinya korban membuat status bertuliskan Juara satu kok minta jawaban sama ibumu, itulah status korban yang saya dapat informasinya,” jelasnya.

Terkait hal itu, Abiyadi menambahkan bahwa Ombudsman masih mencari informasi yang lebih detail. Karena info yang ombudsman dapat belum detail.

“Kasus itu ada dilaporkan kepada kami. Namun, sampai sekarang belum detail laporannya. Kami belum bisa memfollow up nya. Tapi kami masih mencari data-data tersebut,” pungkas Abiyadi. [ska]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up