Pabrik Tahu Meledak, Seorang Pekerja Tewas Mengenaskan

1163
Seorang petugas forensik sedang mengidentifikasi pekerja pembuatan tahu yang tewas pasca meledaknya tabung uap di lokasi kejadian. [Foto: Fajar Harahap]

Tabung uap (steam) meledak, seorang pekerja industri rumahan pembuatan tahu tewas di lokasi kejadian.

RANTAUPRAPAT| Zunaidi (17), warga Desa Simadihon, Dolok Sigoppulon, Padang Lawas Utara meregang nyawa setelah tabung alat penguap untuk mencetak tahu meledak dan menimbulkan suara dentuman keras hingga radius 1 kilometer.

Akibatnya, korban terpental sejauh 17 meter dengan kondisi kepala bagian depan pecah tepatnya di bawah rimbunan pohon bambu di belakang lokasi pembuatan tahu.

Peristiwa ini terjadi Minggu (18/10/2015), sekitar jam 13.45 WIB. Industri tahu rumahan itu diketahui milik Amir Sinulingga di Jalan Sempurna, Lingkungan Terminal, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu.

Seorang rekan korban, Daud Rambe (18) dan Irham ditemui di TKP menceritakan, saat kejadian ada lima pekerja bersiap-siap bekerja seperti biasanya. Seperti biasa, korban mulai memasukkan potongan kayu sebagai pembakar dan tanpa curiga sedikitpun akan terjadi apa-apa.

Entah bagaimana awalnya, tiba-tiba terdengar letusan keras dari arah Steam berkapasitas 200 liter air yang diletakkan di tanah dengan ditutupi cor-coran semen dengan besi setebal sekitar 30 centimeter. Asap tebal berwarna kehitaman membuat mereka berlari menghindar. Setelah itu mereka tidak melihat Zunaidi dan mengira telah berlari kedepan.

Pemilik usaha produksi tahu, Amirsyah Sinulingga mengaku, korban merupakan pegawai yang baru bekerja kepada sekitar satu bulan lalu.

Waka Polres Labuhanbatu Kompol Sugeng Riyadi mengatakan tengah mendalami detail insiden yang terjadi. Hasil penyelidikan awal, meledaknya Steam diakibatkan tabung tidak berisi air atau uap panas di dalam tabung tidak terbagi sesuai ketentuan.

“Kita proses dulu, dugaan kelalaian masih dalam proses dan akan memeriksa saksi, sejarah, mekanisme dan nanti kita cek apakah ada unsur kelalaian, yang pasti kecelakaan kerja,” tegasnya.

Lokasi pembuatan tahu porak poranda setelah tabung uap pemasak tahu meledak dan menewaskan seorang pekerjanya. [Foto: Fajar Harahap]
Lokasi pembuatan tahu porak poranda setelah tabung uap pemasak tahu meledak dan menewaskan seorang pekerjanya. [Foto: Fajar Harahap]
Amatan di lokasi, selain atap dan dinding gudang yang berserak berantakan, Steam yang tadinya tertanam setengah kedalam tanah terlihat berada diatas permukaan. Sejumlah seng yang telah berwarna hitam, juga masih terlihat tersangkut di atas pohon bambu maupun pohon belukar lainnya.

Jarak material bangunan yang berserak, khususnya seng berada sekitar 20 meter dari lokasi kejadian. Bongkahan Steam setebal kurang lebih 30 centimeter juga berada di sekeliling lubang Steam. Besi dimana untuk memperkuat cor-coran, terlihat berpatahan menandakan kuatnya ledakan tabung uap. [jar]

Apa Tanggapan Anda?