Home / BINJAI / SUMUT / Pagar Sempat Di Gembok, Zainudin Purba Di Demo Soal Dugaan Hutang TPTGR

Pagar Sempat Di Gembok, Zainudin Purba Di Demo Soal Dugaan Hutang TPTGR


EDISIMEDAN.COM,BINJA –  Konsorsium Mahasiswa Pemuda Pelajar  Kota Binja (KOMP2B) datangi kantor kota Binja melakukan aksi demo meminta dan mendesak Sekdako Binjai untuk segera memanggil dan mendesak Zainudin Purba untuk menyelesaikan dana TPTGR sebesar Rp 360.769.9000, Jum’at,(9/4).

Dalam pernyataan sikapnya KOMP2B Kota Binjai menyebutkan bahwa Zainudin Purba anggota DPRD Binjai priode 2004-2009 diduga merugikan anggaran negara sebesar Rp 360 juta lebih.

“Kami minta Pemko Binja lebih transparan terhadap masyarakat tentang administrasi dana TPTGR yang belum diselesaikan oleh Zainudin Purba ,”kata Kordinator aksi Yudi W Pranata.

Selaku Ketum KOMP2B Kota Binja Yudi Pranata yakin Pemko Binja pro-aktik dan transparan untuk selesaikan anggaran dana TPTGR  yang sudah terlalu lama mendap. “ Kami beri waktu 1×24 jam agar masalah ini selesai dengan masksimal, jika tidak kami akan turun dengan massa yang lebih besar ,”kata Yudi W Pranata.

Baca Juga:  LSM LIRA Binjai Arief B Simatupang Apresiasi Calon Ketua GP Nasdem Binjai Jonatan Tarigan

Pantauan, dalam aksi itu tidak terlihat satupun pejabat Pemko Binja yang berani menemui kedatangan KOMP2B Binjai tersebut. Menurut info yang didapat saat itu tidak satupun pejabat yang ada di kantor kota Binjai itu pada hal masih jam kerja.

Miris memang biasanya jika tidak ada walikota, wakil dan sekda , maka para asisiten yang datang menemui pendemo kali ini tidak satupun dari para pejabat tersebut berani bertemu pendemo.

Akibatnya hampir saja terjadi bentrok antara KMOMP2B dengan sejumlah personil Pol PP Binjai yang menahan Yudi Pranata dan kawan-kawannya menerobos masuk melewati barisan blokade .

Yudi W Ptanata sempat mengunci pagar pemko Binja dengan gembok. “ Oke…sama-sama kita tidak sholat Jum’at disini ,”katanya.

Namun setelah menimbang dan memikirkan akhirnya Yudi dan kawan-kawan membubarkan aksi mereka dan berjanji akan melakukan aksi lebih besar pada Senin depan (op)

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up