Pajak Kenderaan Bermotor Naik, Organda Ancam Aksi Mogok

44
Sekretaris DPC Organda Medan, Jaya Sinaga

EDISIMEDAN.com, MEDAN- DPC Organda Kota Medan memprotes kebijakan Gubernur Sumut atas terbitnya Pergubsu Nomor 90/2017 tentang penghitungan dasar pengenaan pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor tahun 2017.

Sekretaris DPC Organda Medan, Jaya Sinaga mengatakan kepada EDISIMEDAN.com pada Jumat (24/5/2018) bahwa peraturan gubernur tersebut sangat memberatkan semua pihak. Apalagi dinyatakannya kenaikan pajak kenderaan bermotor itu terlalu tinggi dari yang ditetapkan oleh Permendagri yang batas maksimal kenaikannya hanya 30 persen sedangkan kebijakan di Sumut mencapai 80 persen.

“Kita kecewa dengan adanya kenaikan ini, apalagi tidak ada sosialisasinya, Batas maksimal di Permendagri hanya 30 persen, kok kebijakan di Sumut bisa mencapai 80% bahkan lebih” ucapnya.

selanjutnya kata Jaya, pihaknya akan melayangkan surat ke Kemendagri dan KPK agar aspirasi ini segera ditindaklanjuti. pihaknya menunggu 10 hari kedepan, jika tidak ditanggapi, Jaya menegaskan seluruh angkutan akan melakukan stop operasi.

“Ini bukan hanya memberatkan para pengusaha dan supir angkutan umum, namun juga masyarakat seluruhnya di Sumatera Utara,untuk itulah kita melakukan protes” ujarnya.

Penetapan Pergubsu itu, tambah Jaya, dinilai sebagai tindakan gegabah karena meningkatkan PAD. Bahkan, kebijakan itu tidak dilakukan sosialisasi.

Sementara itu, Dalam Pergubsu itu. Pajak PKB naik 60%, BBN-KB 60%, PKB umum/batang 80%, BBN-KB umum/barang 80%. Semuanya, diberlakukan pada angkutan umum atau angkutan barang. [Mahbubah Lubis]

Apa Tanggapan Anda?