Home / MEDAN TODAY / Papan Reklame Bermasalah Ditarget Tim TRTB Kota Medan

Papan Reklame Bermasalah Ditarget Tim TRTB Kota Medan


Seorang petugas tengah memotong papan reklame jenis baliho, berukuran 3 x 4 meter milik perumahan. Kondisi papan reklame yang dibongkar sebahagian sudah terkoyak. Di samping itu letaknya pun di tengah pembatas jalan Tritura, Medan Selasa (21/6/2016).

EDISIMEDAN.COM, MEDAN- Pembongkaran papan reklame bermasalah kembali berlanjut. Selasa (21/6/2016) malam, Tim Terpadu Penertiban, Penindakan dan Pembongkaran Papan Reklame membongkar dua unit papan reklame jenis baliho di Jalan Tritura simpang Jalan STM Medan.

Pembongkaran ini dilakukan karena kedua papan reklame  ini selain tidak memiliki izin, juga karena masa izinnya telah berakhir. Pembongkaran dipimpin langsung Kadis Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) Kota Medan,  Syampurno Pohan didampingi Kabid Pengendalian dan Pemanfaatan Tata Ruang, Indra Siregar.

Reklame yang pertama kali dibongkar adalah jenis baliho, berukuran 3 x 4 meter milik perumahan. Kondisi papan reklame yang dibongkar sebahagian sudah terkoyak. Di samping itu letaknya pun di tengah pembatas jalan.

Pembongkaran reklame yang kedua berjarak lebih kurang 100 meter dari lokasi pembongkaran yang pertama. Reklame jenis baliho yang kedua ini berukuran 6 x 4 meter milik Indomedia. Keadaan iklan reklame tersebut masih utuh dan berisi suatu promosi dan sama halnya dengan reklame yang dibongkar pertama, berada di tengah jalan atau pembatas jalan.

Baca Juga:  Pemko Medan Apresiasi Perayaan Natal Kodam I/BB

BACA JUGA
50 Lagi Papan Bilboard Bodong Belum Dibongkar, Termasuk Videotron
Giliran Billboard Milik Sumo dan Multigrafindo Dibongkar

Sekitar pukul 01.45 WIB seluruh pembongkaran sudah selesai dilakukan. Seluruh proses pembongkaran berjalan dengan lancar. Tim gabungan menurunkan 1 unit mobil crane untuk membongkar papan reklame, serta mesin las guna mendukung kelancaran pembongkaran.

Kabid Pengendalian dan Pemanfaatan Tata Ruang Dinas TRTB, Indra Siregar mengatakan, pembongkaran kedua papan reklame itu dilakukan karena tidak memiliki izin dan masa izinnya berakhir. “Pembongkaran akan terus kita lanjutkan. Yang pasti papan reklame bermasalah akan menjadi target pembongkaran kita selanjutnya,” kata Indra. [fad]

Terkait


Berita Terbaru