Partisipasi di Pilkada Medan Hanya 26 Persen Jadi Kajian Balitbang

173
Badan Penelitian dan Pengengambangan (Balitbang) Kota Medan melakukan penelitian untuk mengetahui rendahnya tingkat partisipasi pemiih pada pelaksanaan Pemilihan walikota dan Wakil Walikota Medan 2014 lalu.

EDISIMEDAN.com, MEDAN – Badan Penelitian dan Pengengambangan (Balitbang) Kota Medan melakukan penelitian untuk mengetahui rendahnya tingkat partisipasi pemiih pada pelaksanaan Pemilihan walikota dan Wakil Walikota Medan 2014 lalu.

Karena itu Balitbang melaksanakan pengumpulan/pengolahan data pra survey. Survey dibagi dalam 5 tahap pada 18 Juli s/d 21 Agustus 2017 di 10 kecamatan terpilih yang meliputi 56 kelurahan dengan sampel 7.600 responden.

Hasil survey ini selanjutnya dirapatkan di Balai Kota Medan, Kamis (16/11/2017). Sedangkan peserta rapat merupakan perwakilan kecamatan dan kelurahan yang terpilih sebagai tempat pra survey.

Kepala Balitbang Kota Medan Marasutan Siregar mengatakan, partisipasi pemilih pada Pemilukada serentak 2014 lalu hanya sekitar 26 persen. Dari 1,9 juta pemilih, sekitar 1,4 juta tidak memberikan hak suaranya.

Kota Medan menjadi daerah yang persentase partisipasi pemilih paling rendah di Indonesia. Kondisi itu membuat Kota Medan bisa dikatakan sebagai daerah pemenang golput.

Dari hasil survey diketahui penyebab rendahnya partisipasi masyarakat, salah satunya akibat kejenuhan pemilih. Sebelum Pemilukada 2015, masyarakat telah mengikuti pemilihan legislatif dan presiden. Di samping itu karena rendahnya kedekatan kandidat dengan pemilih.

Kemudian bagi pemilih pemula, pemilu itu menyulitkan yang ditengarai akibat kurangnya sosialisasi tentang pemilu. Serta masih banyak domisili penduduk yang secara administrasi masih warga Kota Medan akan tetapi sudah tidak berdomisili lagi di Kota Medan.

“Selain itu terkait dengan penduduk yang sudah tidak lagi memenuhi syarat sebagai pemiih seperti meninggal dunia maupun menjadi anggota TNI/Polri akan tetapi masih terdaftar asebagai pemilih,” ungkapnya.

Sementara itu Kabid Pemerintahan Pengkajian Peraturan Inovasi dan Teknologi, Halim mengatakan, manfaat pra survey untuk menjadi bahan masukan bagi KPU Kota Medan dan Balaitbang Kota Medan dalam pemutakhiran data berkelanjutan.

“Juga bahan masukan bagi KPU Kota Medan dan Pemko Medan dalam perbaikan data pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Medan tahun 2019,” jelas Halim. [ded]

Apa Tanggapan Anda?