Home / POLITIK / Paslon Pilgub Sumut Belum Serahkan LHKPN

Paslon Pilgub Sumut Belum Serahkan LHKPN


Komisioner KPU Sumut menggelar pertemuan dengan wartawan terkait hasil Rapat Pleno Terbuka Penyampaian Hasil Penelitian Dokumen Pasangan Balon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut Tahun 2018 di Hotel Mercure Medan, Rabu malam (17/1/2018 ).

EDISIMEDAN.com, MEDAN – Ketua KPU Sumut Mulia Banurea mengatakan, sebanyak tiga pasangan calon (paslon) yang maju Pilgub Sumut 2018 telah menyetorkan berkas pencalonan.

Namun mayoritas paslon belum melengkapi persyaratan yang diatur, seperti Laporan Hasil Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

“Prinsipnya dari tiga paslon yang mendaftar sudah menyetorkan syarat calon dan pencalonan. Tetapi belum semua lengkap, dan mereka harus melengkapi ketika masa perbaikan. Sebelum dilakukan penetapan, salah satu berkas yang kurang adalah LHKPN, yang belum ikut dilampirkan,” ungkapnya, Kamis (18/1/2018).

Mengenai jadwal paslon yang belum bisa menunjukkan bukti LHKPN dari KPK sesuai tenggat waktu hingga 20 Januari, menurut Banurea, disesuaikan dengan prosedur yang ada.

“Minimal ada tanda terima berkas yang diberikan kepada KPK untuk melengkapi syarat berkas pencalonan,” kata Banuera.

Buera bilang, menjelang tahap pemilihan, paslon diwajibkan untuk mengumumkan hasil kekayaannya.

Baca Juga:  Didukung PPP, Djarot-Sihar Sitorus Akhirnya Kantongi Tiket Pilgubsu

BACA JUGA

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam pemilihan Gubernur Sumatera Utara periode 2018-2023 ini diikuti tiga paslon, mereka adalah Edy Rahmayadi – Musa Rajeckshah (Ijeck), JR Saragih – Ance Selian dan Djarot Saiful Hidayat – Sihar Sitorus.

Dia menambahkan, KPU Sumut memberikan tenggat waktu hingga 20 Januari kepada para paslon untuk melengkapi persyaratan agar bisa bertarung pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Sumut 2018.

KPU Sumut telah menjadwalkan akan menetapkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur pada 12 Februari yang dilanjutkan dengan pengambilan nomor urut pasangan calon pada 13 Februari.

Sementara itu, untuk jadwal kampanye akan dimulai pada 15 Februari hingga 24 Juni mendatang. [rez]

 

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up