Home / PENDIDIKAN / Pengabdian Masyarakat UNPAB : Ecoenzym Cairan Serbaguna Sebagai Alternatif Pengolahan Sampah Organik Berbasis Masyarakat

Pengabdian Masyarakat UNPAB : Ecoenzym Cairan Serbaguna Sebagai Alternatif Pengolahan Sampah Organik Berbasis Masyarakat


Edisimedan.com.Medan-Tim dosen dan mahasiswa Fakultas Pertanian Sains dan Teknologi UNPAB melakukan pengadian masyarakat di Di Desa Padang Cermin Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat sejak Agustus 2020 sampai September 2020.
Tema kegiatan yang diketuai oleh Ir. Suryani Sajar dan anggota Ir. Refnizuida MA ini yakni “Ecoenzym Cairan Serbaguna Sebagai Alternatif Pengolahan Sampah Organik Berbasis Masyarakat”. Adapun jumlah peserta pada kegiatan ini yakni 16 orang ibu –ibu warga Dusun Permadi Desa Padang Cermin.

Suryani Sajar mengatakan sampah dapat menjadikan masalah dan juga dapat bermanfaat dalam menguatkan ekonomi masyarakat. Sampai saat ini peran serta masyarakat secara umum hanya sebatas pembuangan sampah saja belum sampai pada tahapan pengelolaan sampah yang dapat bermanfaat kembali bagi masyarakat.

Jumlah sampah yang terus meningkat akan menimbulkan berbagai permasalahan dan membawa dampak terhadap menurunnya kualitas lingkungan. Menyikapi hal tersebut, dikatakan perlu adanya perubahan pola pikir dari yang semula membuang sampah menjadi mengelola sampah.

Metode pengelolaan sampah yang dimaksud dapat berwujud pengurangan sampah dan penanganan sampah.

Dijelaskannya, untuk Mengurangi jumlah sampah, dapat dilakukan dengan daur ulang sampah. Diharapkan dengan adanya perubahan pola pikir tersebut, dapat dikembangkan menjadi sebuah aktivitas warga yang dapat meningkatkan kualitas lingkungan dan taraf kehidupan masyarakat.

Pengolahan sampah organik menjadi sesuatu yang berguna melatar belakangi program pengabdian masyarakat. Ketika sampah dapat dikonversikan menjadi ecoenzym yaitu suatu cairan yang banyak manfaatnya, maka dapat dikatakan bahwa sampah organik bisa digunakan kembali/ direcycle menjadi sesuatu yang berguna bagi alam dan lingkungan.

Tambahnya, Produk ecoenzym merupakan produk ramah lingkungan yang sangat fungsional, mudah digunakan dan mudah dibuat. Setiap orang dapat membuat produk ini dengan mudah.

“Ecoenzym adalah cairan enzyme yang diproses dengan fermentasi menggunakan bahan bahan sayuran dan buah buahan (80 % kandungan buah dan 20% sayuran) yang ada di sekitar kita dengan hitungan BIO. 1 molase, 3 Limbah Sayur/ Buah dan 10 liter Air Non PAM,” paparnya.

Cairan tersebut ditegaskannya, ditempatkan dalam wadah tertutup dan tidak kena sinar matahari. Proses fermentasinya selama 3 bulan yang akan menghasilkan larutan yang memiliki khasiat sangat banyak.

Dalam proses fermentasinya saja, sudah terus dihasilkan gas O3 (ozon) yang sangat dibutuhkan atmosfer bumi. Larutan ekoenzim bila dicampur dengan air, dapat digunakan sebagai cairan pembersih mulai dari piring, lantai, pakaian, kakus, sampai dengan pencuci rambut dan sabun mandi, juga bisa melancarkan saluran air yang tersumbat.

Campuran dengan air bila digunakan untuk menyiram tanaman akan memberi hasil buah, bunga, atau panen yang lebih baik. Ampas sampah organik yang sudah difermentasi bisa digunakan sebagai pupuk organik yang baik.

“Transfer iptek yang diberikan adalah pengetahuan tentang mendaur ulang dan memanfaatkan kembali sampah organik, maka diharapkan bisa menumbuhkan kesadaran masyarakat secara mandiri dan bijak dalam mengatasi permasalahan sampah dengan cara yang berwawasan lingkungan sehingga kedepannya bisa menjadi budaya baru bagi masyarakat Desa Padang Cermin Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat “ tandasnya Ir. Suryani Sajar MP.(bd)

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up