Pengelola Hotel Diminta Sajikan Kuliner Khas Medan

0
2747
PESTA KULINER. Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution mengharapkan seluruh pengelola hotel dapat menyajikan menu-menu makanan khas Kota Medan kepada para tamunya, sehingga lebih dikenal luas di kancah nasional maupun internasional.

EDISIMEDAN.com, MEDAN – Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution mengharapkan seluruh pengelola hotel dapat menyajikan menu-menu makanan khas Kota Medan kepada para tamunya, sehingga lebih dikenal luas di kancah nasional maupun internasional.

Di samping itu untuk mewujudkan keinginan menjadikan ibukota Provinsi Sumatera Utara ini menjadi kota wisata kuliner yang terkenal kelezatan dan kenikmatannya.

“Kita mengharapkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Medan dapat berkomunikasi dengan pihak pengelola hotel agar makanan khas Kota Medan ini dapat disajikan kepada para tamunya,” kata Wakil Wali Kota saat menutup Festival Kuliner, di Atrium Hermes Place Jalan W Monginsidi Medan, Minggu malam (2/10/2016)

Dihadiri Plt Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kota Medan, Hasan Basri, Kadis  Komunikasi dan Informatika, Darussalam Pohan, serta Ketua Dewan Kesenian Medan Rianto Aghly itu, Akyar selanjutnya menyebutkan, Medan mempunyai banyak kuliner khas yang jika dikemas dengan baik dapat menjadi kuliner berkelas internasional.

“Kita punya aneka kuliner khas seperti kue Rasyida, ada Lontong Medan yang lengkap dengan tauco udang, ada sambal kacang teri, ada anyang serta gule ikan sale  Ini semua sudah teruji kelezatan dan kenikmatannya. Tinggal bagaimana kita mengemas dan mempromosikannya,” ungkap Akhyar seraya meminta kepada Dinas Kominfo untuk dapat berperan dalam mempromosikan serta memperkenalkan makanan khas Kota Medan kepada publik tersebut.

Akhyar kemudian memaparkan, keberadaan kuliner tradisional ini mampu memanjakan setiap penikmatnya tentu akan semakin meningkatkan daya tarik Kota Medan sebagai kota tujuan MICE di Indonesia.

“Dengan semakin dikembangkannya Medan sebagai kota tujuan wisata, tentu ini menjadi kesempatan tersendiri bagi para pelaku kuliner di Medan,” ungkapnya.

Di kesempatan itu  Akhyar mengapresiasi digelarnya Festival Kuliner ini. Sebab, event ini menjadi media pembelajaran dan saling tukar informasi antara juru masak (koki) andal Medan dengan berbagai koki luar daerah dan luar negeri.  Dengan demikian rasa makanan yang dihasilkan nanti bis alebih nikamt dan lezat lagi.

Sebelumnya, Plt Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Medan, Drs Hasan Basri MM melaporkan, kegiatan yang berlangsung sejak 30 September 2016 ini diikuti oleh 40 stand kuliner. Selama pelaksanaan, sedikitnya telah terjaring sebanyak 9.315 pengunjung lokal, nusantara, maupun manca negara dengan nilai transaksi mencapai Rp 558.900.000.

“Tingginya jumlah pengunjung dan besarnya nilai transaksi dalam tiga hari pelaksanaan ini, menunjukkan kuliner telah mampu menjadi salah satu daya tarik wisata di Medan,” ungkap Hasan..

Selain memberi kesempatan bagi para pelaku kuliner, festival ini juga menampilkan demo masak oleh chef andalan Medan yakni Body Rahman, Rama Indra, dan Deni Syahputra. Tidak hanya itu, sebagai ajang penambahan wawasan dan tukar informasi, juga digelar talk show yang disiarkan langsung di radio.

Hasan mengungkapkan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata akan terus menjadikan Festival Kuyliner ini sebagai program tahunan. Dan tentunya, pada pelaksanaan tahun depat, pihaknya akan melakukan berbagai perbaikan yang lebih inovatif dan akomodatif. [fad]

Apa Pendapat Anda?