Perempuan Didorong Gunakan Gadget Secara Positif

15

EDISIMEDAN.COM, MEDAN- PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melalui program Sisternet bekerjasama dengan Yayasan Belantara Budaya Indonesia menggelar Kelas Literasi Digital Sisternet membahas “Kreatif dengan Gadget?” di Plaza Medan Fair, Jalan Gatot Subroto, Medan, Sumatera Utara, pada Sabtu (13/72019).

Pada Acara yang dikemas dalam bentuk format talkshow edukatif ini, menghadirkan pembicara Founder Rumah Uis, Averiana Barus, Founder Belantara Budaya Indonesia, Diah Kusumawardani W yang memiliki pengalaman berinteraksi bersama perempuan Indonesia.

Group Head XL Axiata West Region, Francky Rinaldo Pakpahan mengatakan sebagai perusahaan penyedia layanan internet dan data dengan puluhan juta pelanggan di seluruh Indonesia, XL Axiata tidak mau asal berjualan layanan data saja.

“Kami akan lebih senang jika para pelanggan dan masyarakat secara umum bisa memanfaatkan layanan kami secara positif, lebih-lebih jika bisa mendorong produktifitas. Karena itu, melalui program Sisternet, kami tidak bosan-bosannya untuk berkeliling ke berbagai kota dan berbagai provinsi menyelenggarakan edukasi pemanfaatan sarana akses internet dan data seperti ini, terutama kepada kalangan perempuan,” jelas Franky.

Dikesempatan yang sama Perwakilan Sisternet, Astri Mertiana dalam sambutannya mengatakan Sisternet memberikan informasi dan inspirasi beragam manfaat yang ditujukan untuk perempuan Indonesia dalam menggunakan internet guna meningkatkan kualitas hidup sehari-harinya.

Dalam talkshow, pembicara memaparkan antara lain mengenai cara menggunakan teknologi digital dan media sosial jaman now, sehingga perempuan Indonesia tidak ketinggalan informasi dan teknologi dalam mengoptimalkan penggunaan internet termasuk mobile internet untuk mendukung kehidupan sehari-harinya dalam menghadapi kemajuan teknologi saat ini. Kreatif dengan gadget saat ini sangat diperlukan sehingga melalui gadget akan berdampak positif pada para perempuan Indonesia untuk menambah ilmu pengetahuan, mempermudah komunikasi dan memperluas jaringan pertemanan.

Pembicara Diah dan Everiana tersebut juga berbagi cerita dikatakan jejak digital itu sangat mempengaruhi kehidupan kita. Oleh karena itu dia mengimbau agar masyarakat bijak dalam mempergunakan media sosial dan mengisinya dengan konten-konten yang bermanfaat.

“Jangan rasis, memaki, memfitnah atau menghina seseorang yang bisa memberi energi jahat. Hiasilah media sosial kita dengan hal-hal yang positif yang bisa memberi energi positif pada orang lain yang berteman dengan kita,” ujarnya.

Dia merasa heran dengan orang yang selalu menumpahkan setiap detail kehidupan di berbagai platform media sosial.

“Kadang kesal, langsung bikin status di insta story, marah juga dijadikan status, sedih pun langsung dijadikan status menunjukkan emosional tidak stabil,” ujarnya.

Pengalaman berharganya soal jejak digital media sosial dirasakan Diah saat hendak mengurus visa ke Amerika Serikat.

“Saat kita mengurus visa, pihak Kedubes melacak media sosial kita, dan memeriksa jejak digital kita untuk mengetahui latar belakang kehidupan kita,” tutur Diah.

Beruntung Diah berhasil mendapatkan visa dari kedubes dan akhirnya bisa menetap selama lima tahun di negeri Paman Sam.

Sementara temannya yang juga sama mengurus visa ke Amerika gagal berangkat karena visa nya tidak keluar.

“Mungkin saat dilacak ada jejak digitalnya yang jelek sehingga pihak kedubes tidak mengeluarkan visa,” sebut Diah.

Diah menyatakan dirinya memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan Yayasan Belantara Budaya Indonesia (BBI) yakni yayasan yang memiliki 12 sekolah tari tradisional gratis di Indonesia dengan jumlah murid mencapai 2.138 orang.

Sementara Everiana Barus yang merupakan founder Rumah Uis, mempergunakan media sosial Instagram untuk memasarkan produk kain ulos Karo yang mereka produksi.

Dia berpesan, kaum muda khususnya wanita agar memanfaatkan teknologi berbasis internet untuk mendatangkan income.

Averiana yang memiliki latar belakang jurnalis itu memberi tips berjualan di Instagram yakni dengan mengunggah foto dan caption yang menarik, serta konsisten dalam menguploadnya ke media sosial.

Sementara itu pada kegiatan itu Beberapa games seru berhadiah merchandise exclusive Sisternet serta special performance tari dan musik menambah semaraknya acara di Plaza Medan Fair yang ramai pengunjung .

Bahkan pada acara itu, XL Axiata dan Sisternet juga penyediaan konten video yang berisi beragam modul pintar dalam bentuk video dan artikel khususnya yang terkait edukasi kepada para orangtua mengenai pendampingan pemanfaatan gadget bagi para anak. Seluruh informasi tersebut dapat diakseselalui https://www.sisternet.co.id/modulpintar. (Mahbubah Lubis)

 

Apa Tanggapan Anda?