Home / BISNIS / Pertamini Kian Marak, Disperindag Siap Lakukan Tindakan

Pertamini Kian Marak, Disperindag Siap Lakukan Tindakan


Keberadaan Pertamini bak jamur di musim hujan. Penjualan bahan bakar minyak (BBM) khusus premium itu mulai banyak ditemui di sejumlah wilayah di Sumatera Utara. Salahsatunya di Kota Gunungsitoli.

EDISIMEDAN.com, GUNUNGSITOLI – Keberadaan Pertamini bak jamur di musim hujan. Penjualan bahan bakar minyak (BBM) eceran khusus premium itu mulai banyak ditemui di sejumlah wilayah di Sumatera Utara. Salahsatunya di Kota Gunungsitoli.

Menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Gunungsitoli, Abdul Majid Chaniago, usaha pengecer BBM berlogokan pertamini tersebut adalah ilegal. Pihaknya sama sekali tidak pernah mengeluarkan izin usaha.

“Pertamini tidak merupakan jenis usaha mikro, namun usaha ilegal yang sengaja dilegalkan oknum tertentu demi mencari keuntungan pribadi tanpa memikirkan efek atau resiko terhadap masyarakat luas,” ujar Abdul Majid Chaniago, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (15/3/2017).

Dia menjelaskan, Disperindak Kota Gunungsitoli memastikan tidak pernah mengeluarkan surat rekomendasi pengurusan izin kepada pengecer BBM berlogo pertamini maupun jenis botolan. Dari itu, keberadaan pengecer tersebut dipastikan ilegal.

Baca Juga:  Buruh di Medan Harapkan Pemerintah Perkuat Industri Kreatif

“Menurut hasil pendataan kami, ada sekitar 22 pertamini yang beroperasi tanpa izin resmi di Kota Gunungsitoli. Jadi, jangan ada oknum yang mengklaim bahwa mengantongi izin rekomendasi Disperindak ataupun izin dari BPPT,” ujar Majid.

Sebab itu, Pemko Gunungsitoli akan melakukan penertiban. Meski rencana itu menuai pro kontra di masyarakat.

“Sejauh ini rencana penertiban terhadap pertamini ilegal banyak menuai beragam pendapat, namun Pemko Gunungsitoli akan tetap melaksanakannya. Dan dasar penertiban sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku, tegas Majid.

Untuk rencana awal penertiban ke depan, Disperindak Kota Gunungsitoli akan segera melakukan kordinasi baik terhadap Kepala Daerah, Dinas BPPT, Satpol-PP, Polres Nias, Kodim 0213-Nias, PT Pertamina, dan pemilik SPBU. [win]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up