Petugas KPPS di Tebingtinggi Kenakan Pakaian Adat

298
PILKADA. Ada yang unik dalam pelaksanaan pemungutan suara di Pilkada Tebing Tinggi 2017. Dimana petugas kelompok petugas pemungutan suara (KPPS) yang bertugas di TPS 2 Tanjung Marulak, Rambutan, Tebing Tinggi, terlihat menggunakan pakaian adat Melayu, Simalungun dan Mandailing.

EDISIMEDAN.com,TEBINGTINGGI-  Sejak pagi, warga Kota Tebingtinggi mulai mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk melakukan proses pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Walikota dan Wakil Walikota Tebing Tinggi 2017 yang diikuti satu pasangan calon, Rabu, 15 Februari 2017.

Ada yang unik dalam pelaksanaan pemungutan suara di Pilkada Tebing Tinggi 2017. Dimana petugas kelompok petugas pemungutan suara (KPPS) yang bertugas di TPS 2 Tanjung Marulak, Rambutan,  Tebing Tinggi, terlihat menggunakan pakaian adat Melayu,  Simalungun dan Mandailing.

Petugas TPS Sadrudidin Arjandi mengatakan, terkait dengan pakaian adat ini merupakan kebijakan dari ketua TPS.

“Penggunaan pakaian adat ini merupakan keputusan dari Ketua TPS,” jelas Sadruddin ketika ditemui di TPS 2, Rabu (15/2/2017).

Ia mengatakan, penggunaan pakaian adat ini tidak diberlakukan di TPS lainnya. “Ketua TPS yang menyarankan agar terlihat beda dengan lainnya,” ujarnya.

TPS 2 Tanjung Marulak, Rambutan,  Tebing Tinggi diketuai oleh Rusdi Lubis. Di TPS ini juga Calon Walikota Tebing Tinggi Umar Zunaidi akan melakukan pemungutan suara Pilkada Tebing Tinggi 2017.

Di TPS 2 ini, tercatat total jumlah pemilih sebanyak 501 orang yang terdiri dari pemilih laki-laki berjumlah 256 dan pemilih perempuan 245 orang. [buwas]

Apa Tanggapan Anda?