Home / NEWS / PK Ahok Diterima, Pendukungnya Berjoget-joget

PK Ahok Diterima, Pendukungnya Berjoget-joget


Para pendukung Ahok bersorak gembira mengertahui majelis hakim PN Jakarta Utara menerima permintaan Peninjauan Kembali (PK) terhadap kasus pidana penistaan agama oleh mantan Gubernur DKI Jakarta itu. Massa pendukung Ahok berjoget-joget dengan diiringi alunan musik Maumere. Selain itu, teriakan “Merdeka! Merdeka!” juga menghiasi jalannya orasi dukungan terhadap Ahok. [edisiMedan.com/repro video pos kota]

EDISIMEDAN.com, JAKARTA – Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara menyatakan menerima berkas formil permintaan Peninjauan Kembali (PK) terhadap kasus pidana penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Mengetahui putusan tersebut, para pendukung mantan Gubernur DKI Jakarta itu bersorak gembira. Massa pendukung Ahok berjoget-joget dengan diiringi alunan musik Maumere. Selain itu, teriakan “Merdeka! Merdeka!” juga menghiasi jalannya orasi dukungan terhadap Ahok.

Sidang PK ini mengagendakan pembacaan memori sebanyak 156 halaman. Ketua majelis hakim, Mulyadi, menyatakan bahwa memori ‘dianggap dibacakan’, dengan demikian penanganan PK kasus ini dilanjutkan ke Mahkamah Agung.

Dalam jangka waktu 7 hari memori sudah dikirim ke Mahkamah Agung.

“PK dikabulkan atau tidak hanya di tangan MA. Majelis tidak berkewenangan memutus dan hanya memeriksa bukti formil. Saya harap minggu depan majelis sudah bisa kirim ke MA,” ujar Mulyadi.

Baca Juga:  Diduga Bawa Kabur Uang Anggota, Warga Karo Pemilik Arisan Online Terancam Dipolisikan

Mulyadi menyatakan, kelengkapan bukti formil tersebut akan diperiksa terlebih dahulu. Jika memenuhi syarat, berkas akan segera dikirim ke Mahkamah Agung.

“Pemeriksaan dinyatakan selesai,” kata Mulyadi menutup sidang dengan mengabaikan protes di depan pagar PN Jakarta Utara yang menolak permohonan PK Ahok.

Seandainya MA menerima memori PK Ahok, maka nasib Ahok akan ditentukan selambat-lambatnya 250 hari sejak memori diterima. Hal ini dijelaskan dalam aturan jangka waktu penanganan perkara di MA menurut situs resmi MA.

Salah satu Jaksa Penuntut Umum, Sapto Subroto mengatakan akan menaati prosedur hukum PK yang berlaku.

Sidang PK Ahok hanya diadakan hari ini. Sapto menjelaskan, pihak JPU dan kuasa hukum Ahok hanya perlu melakukan tanda tangan berita acara selama seminggu mendatang.

“Nanti yang serahkan memori [ke MA] dari pengadilan. Hanya kami dan pemohon akan diundang untuk pemeriksaan kembali dan tanda tangan berita acara baru memproses dikirim ke MA,” ujarnya.

Baca Juga:  Berita Kompas Soal Ahok Gugat Cerai Veronica Tidak Ditemukan

Ahok melalui kuasa hukumnya, Josefina Agatha Syukur dan Fifi Lity Indra, pada Jumat (2/2/2018) lalu mengajukan PK terhadap putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara Nomor: 1537/Pid.B/2016/PN.Jkt.Utr yang telah berkekuatan hukum tetap.

Ia divonis dua tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara atas pernyataannya soal Surat Al-Maidah ayat 51. Ahok tidak mengajukan banding saat itu dan mulai menjalani hukuman penjara di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat sejak Mei 2017. [ded]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up