PK5 Pasar Petisah & Depan Medan Fair Plaza Kembali Ditertibkan

14

EDISIMEDAN.COM, MEDAN: Pemko Medan melalui Satpol PP Kota Medan kembali melanjutkan penertiban pedagang kaki lima (PK5) di kawasan Pasar Petisah Medan, Kamis (24/11). Penertiban dilakukan karena PK5 mau menggunakan ruang milik jalan (rumija) untuk menggelar lapak. Selain mengganggu kelancaran arus lalu lintas, keberadaan PK5 beserta lapaknya sangat mengganggu eatetika sehingga membuat kawasan itu tampak kumuh.

Penertiban dipimpin langsung Kasatpol PP Kota Medan H M Sofyan dengan mobil mengerahkan ratusan personelnya. Sebelum dilakukan penertiban, seluruh PK5 telah diberikan surat peringatan agar tidak berjualan lagi di rumija tersebut. Sebab, Pemko Medan melalui PD Pasar telah menyediakan tempat di Pasar Petisah. Namun surat peringatamn tidak diindahkan, PK5 tetap berjualan. Oleh karenanya Sofyan pun datang membawa personelnya melakukan penertiban.

Meskipun diwarnai protes dan teriakan caci maki namun Sofyan tak menggubris sedikit pun. Mantan Camat Medan Area itu pun menyuruh anggotanya melakukan penertiban. Tak pelak barang dagangan, meja, kursi dan tenda milik PK5 tak luput diamankan petugas Satpol PP. Tindakan tegas itu dilakukan guna memberikan efek jera kepada para PK5.

“Ini bukan (penertiban) kali pertama kita lakukan, sudah berulangkali kita melakukan penertiban namun para PK5 masih tetap membandel dan kembali berjualan. Itu sebabnya dalam penertiban kali ini, kita tidak ada kompromi lagi, barang dagangan dan lapak mereka langsung kita amankan,” kata Sofyan.

Sementara itu berdasarkan amatan di lapangan, sejumlah PK5 berusaha mengamankannya dari sitaan petugas Satpol PP. Mereka cepat-cepat membawa barang dagangan dan langsung menyembunyikan. Namun tidak semuanya berlangsung mulus, karena petugas Satpol PP langsung mengejar dan menyitanya begitu melihatnya.

Tak lama setelah penertiban dilakukan, kawasan Pasar Petisah, terutama rumija yang selama ini dijadikan sebagai lapak berjualan pun terlihat sepi dari PK5. Tampaknya para PK5 bersembunyi bersama barang dagangannya yang berhasil diselamatkan. Bersamaan itu arus lalu lintas yang melintasi kawasan Pasar petisah pun lancar.

Usai menertibkan kawasan Pasar Petisah, Sofyan selanjutnya membawa anggotanya melanjutkan penertiban di Jalan Gatot Subroto, tepatnya depan Medan Fair Plaza. Meski sempat ricuh namun penertiban tetap dilakukan karena ratusan PK5 menggunakan badan jalan untuk tempat berjualan. “Sampai kapanpun PK5 tidak kita perkenankqn berjualan di situ, sebab mereka menjadikan jalan yang merupakqn fasilitas umum sebagai tempat berjualan! ” tegas Sofyan. (Mahbubah Lubis)

 

Apa Tanggapan Anda?