Home / MEDAN TODAY / Plt Walikota Medan Sulap Tempat Kumuh Menjadi Kampung Wisata

Plt Walikota Medan Sulap Tempat Kumuh Menjadi Kampung Wisata


Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution saat meninjau mural di Gang Taqwa, Jalan Stasiun, Kelurahan Belawan Bahari, Medan Belawan, Jumat (27/12). [istimewa]

EDISIMEDAN.com, MEDAN – Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution terus bekerja memberikan semangat baru bagi masyarakat untuk membuat cantik Kota Medan. Semangat membuat cantik Kota Medan itu ada di Jalan Stasiun, Gang Taqwa, Kelurahan Belawan Bahari, Medan Belawan.

Awalnya, warga dan sejumlah pengunjung ke jalan tersebut banyak mengeluhkan Jalan Stasiun, Gang Taqwa, Kelurahan, Belawan Bahari, Medan Belawan.

Di jalan tersebut, sejak tiga bulan lalu dipenuhi sampah dan terkesan tidak terawat, terlebih jika air rob melanda dan membawa sampah seakan kian memperparah kondisinya.

Karena keluhan tersebut sudah berulang kali disampaikan ke jajaran kelurahan dan kecamatan, terakhir dua bulan lalu sampai juga keluhan langsung kepada Akhyar.

Spontan Akhyar Nasution yang juga kader PDI-Perjuangan tersebut menghubungi lurah dan camat untuk segera membereskan. Bahkan, diam-diam Akhyar memantau langsung lingkungan yang dikeluhkan warga tersebut.

Baca Juga:  Saat Mercy Tabrakan dan Terbakar, Pengemudi Sedang Test Drive

Akhyar juga ikut membantu warga membersihkan dan menggoreskan kuas di dinding-dinding gang tersebut.

“Dengan adanya komitmen bersama 20 Kepala Keluarga yang menghuni di Gang Taqwa ini, akhirnya lingkungan ini bisa berubah total dan menjadi cantik luar biasa. Dampaknya, saya yakin banyak warga di lain gang ini datang berkunjung untuk berfoto-foto ria, semoga kita semua bahagia dengan hasil pekerjaan bergotongroyong ini,” ucapnya saat berkunjung ke gang tersebut pada Jumat (27/12/2019).

Di gang tersebut, ada beragam yang bisa dinikmati, selain kebersihannya yang nol sampah, sejumlah tema mural terlukis di tembok-tembok, sejumlah pondok-pondok beratapkan rumbia, kemudian budidaya ikan di aliran sungai yang dekat dengan gang tersebut, selanjutnya, ada juga tanaman hidroponik yang dibudidayakan oleh warga
sendiri.

Kini gang tersebut tampak asri dan warga sekitar bisa memetik sendiri sayuran yang dibutuhkan. Akhirnya semuanya bersepakat, gang tersebut dinamai Kampung Wisata Salam Bahari Ramah Anak yang terletak berdekatan dengan aliran sungai.

Baca Juga:  Kapolda Imbau Aksi 212 di Sumut Berlangsung Tertib

“Kampung Wisata Salam Bahari Ramah ini menjadi contoh nyata bahwa tidak ada yang tidak bisa diperbaiki, dibenahi dan ditata jika kita mau melakukannya. Sekarang tempat ini sudah bersih. Ayok kita datang kemari dan dinikmati berbagai inovasi di sini,” ajaknya. [red]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up