Home / POLITIK / PNS, TNI dan Polri yang Ikut Pilkada Mundur Jika Lolos Verifikasi

PNS, TNI dan Polri yang Ikut Pilkada Mundur Jika Lolos Verifikasi


JAKARTA| PNS, TNI, dan Polri yang menjadi bakal calon (Balon) bupati dan wakil bupati saat mendaftar ke KPU harus mundur dari jabatannya. Selain itu, mereka yang menjabat di BUMD dan BUMN juga harus mundur, tidak hanya cuti.

Ini merupakan keputusan yang dikeluarkan Mahkamah Konstitusi (MK). Yang membedakan dari Pemilukada sebelumnya, TNI, Polri dan PNS harus mundur saat mendaftar menjadi calon kepala daerah, maka kini para abdi negara tersebut harus mengundurkan diri ketika ditetapkan menjadi calon kepala daerah atau ketika dinyatakan lolos vierifkasi oleh KPUD setempat.

Ketiga subjek di atas harus mengundurkan diri sejak ditetapkan menjadi calon yang memenuhi persyaratan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Mengabulkan permohonan untuk sebagian,” ucap Ketua MK, Arief Hidayat dalam sidang putusan di Gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (9/7/2015).

Baca Juga:  Punxgoaran Mengaku Ciptakan Lagu Buat DJOSS Dengan Modal Nekat

Menurut majelis, dengan mundurnya TNI, Polri dan PNS saat ditetapkan menjadi calon kepala daerah hal itu akan terasa lebih adil. Putusan ini sendiri bersifat bulat oleh 9 hakim MK.  [rez]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up