Polisi Sebut Ini Faktor yang Sebabkan Kapal Sinar Bangun Karam di Danau Toba

45
Petugas melakukan pengamanan dalam peristiwa tenggelamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di perairan Danau Toba, Senin (18/6/2018). Kecelakaan terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Di dalam kapal tersebut ada puluhan orang yang hendak berlayar dari Pelabuhan Simanindo, Kabupaten Samosir, menuju Tigaras Parapat, Kabupaten Simalungun. [edisiMedan.com/istimewa]

EDISIMEDAN.com, MEDAN- Polisi memastikan penyebab sementara Kapal Motor Sinar Bangun yang karam di Danau Toba dikarenakan, kelebihan muatan serta ‎faktor cuaca buruk. Kapal motor itu diketahui berlayar dari Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir dengan tujuan Tigaras Kabupaten Simalungun, Senin ( 18 Juni 2018).

‎”Sesuai informasi yang diketahui memang cuacanya sangat buruk, ombak yang datang dari sebelah kiri, pada saat dia (Kapal) lurus dan menghadapi benturan dan Kapal jatuh (tenggelam),” ungkap Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan‎ kepada wartawan, Kamis siang, 21 Juni 2018.

‎Sementara itu, sampai hari ini, pencarian dan evakuasi dilakukan Tim SAR Gabungan belum menghasilkan dengan penemuan korban yang lain menjadi penumpang Kapal Motor Sinar Bangun. Namun, proses pencarian masih terus berlangsung.

Marudut mengungkapkan untuk saat ini, di Posko Terpadu keluarga yang melaporkan anggotanya ikut didalam Kapal Motor nahas itu, sebanyak 185 orang atau masih dinyatakan hilang hingga saat ini. Kemudian, masih terus dilakukan pencarian.

Untuk korban yang berhasil dievakuasi sebanyak 21 orang. Dimana, 18 orang dievakuasi dalam kondisi selamat.‎”Sedangkan yang meninggal dunia 3 orang. Dua sudah diketahui identitasnya, satu lagi belum. Untuk muatannya lebih dari 200 manusia. Ditambah lagi, sekitar 60 kendaraan roda dua, sudah overload,” tutur Perwira melati dua itu.

Sedangkan, Nakhoda Kapal Motor Sinar Bangun, bernama Situa Sagala sudah diamankan pihak kepolisian di Markas Komando Polres Samosir. Namun, belum bisa dimintai keterangan. Karena, Situa Sagala masih dalam keadaan trauma dan saat diperiksa tidak memberikan keterangan secara kooperatif. [ska]

Apa Tanggapan Anda?