Home / / Polres Asahan Gagalkan Perdagangan Orang Asing ke Malaysia

Polres Asahan Gagalkan Perdagangan Orang Asing ke Malaysia


Satreskrim Polres Asahan menggelar paparan kasus kejahatan trafiking yang akan membawa lima WNA dan 7 WNI ke Malaysia. [foto: bey]

EDISIMEDAN, ASAHAN – Satreskrim Polres Asahan, Sumatera Utara berhasil menggagalkan kejahatan perdangan orang (trafiking) yang akan membawa lima warga negara asing dan tujuh warga negara Indonesia. Rencananya ke-12 korban akan dibawa ke Malaysia.

Ke-12 korban trafiking itu, lima diantaranya merupakan WNA dari Nepal dan satu dari Sri Langka. Sedangkan tujuh lainnya warga negara Indonesia.

Rencananya ke-12 korban akan dibawa ke Malaysia oleh agen tidak resmi melalui perairan Asahan dengan menggunakan kapal tongkang. Namun sebelum berangkat, polisi berhasil menggagalkannya.

Selain mengamankan korban, polisi juga berhasil menangkap empat pelaku yang merupakan agen, tekong dan awak kapal. Sementara pemilik kapal masih dilakukan pengejaran.

Pengembangan dilakukan oleh personil Pos Apung dapatlah 5 WNA yang tertinggal karena kapal rusak, kemudian diserahkan ke Satreskrim Polres Asahan. Dari pengembangan kembali dapat tiga orang. Agen, tekong dan penampung.

Baca Juga:  Ini Penyebab Kerugian Negara dalam Proyek Revitalisasi Terminal Terpadu Amplas

“Saat ini kita masih mengejar pemilik kapal. Sementara yang sudah kita masih amankan 4 orang,” ujar Kasatreskrim Polres Asahan, AKP Bayu Putra Samara.

Dari tangan keempat tersangka disita barang bukti uang, handphone, kapal kayu dan berkas lainnya. Sementara untuk kelima WNA, pihak polres menyerahkan ke Imigrasi Tanjungbalai Asahan untuk dideportasi ke negaranya.

Atas perbuatannya, keempatnya dipersangkakan dengan Pasal 2, Undang Undang Tindak Pidana Perdagangan Orang. [bey]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up