Home / SUMUT / Polres Labuhanbatu Berperang Lawan Narkoba

Polres Labuhanbatu Berperang Lawan Narkoba


LABUHANBATU| Penggunaan narkoba di Kabupaten Labuhanbatu kian mengkhawatirkan saja.
Terbukti dari operasi yang dilakukan jajaran Polres setempat yang berhasil mengamankan 21 tersangka.
Ironisnya, penangkapan ke-21 tersangka itu dilakukan hanya dalam waktu 3 pekan saja, terhitung sejak 6 hingga 29 April 2015.

Selain 21 tersangka, jajaran Polres Labuhanbatu juga meamankan barang bukti sabu-sabu seberat 400,12 gram dan ganja kering seberat 5,26 gram.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Teguh Yuswardhie SIK MH didampingi Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu AKP MJ Siregar dalam paparannya kepada sejumlah wartawan, Rabu (29/4/2015), mengatakan, dari 15 kasus narkoba yang diungkap selama 23 hari itu, terdapat 17 penyelesaian perkara dengan 21 orang tersangka.

“Semuanya merupakan hasil tangkapan dari wilayah hukum kita, baik itu tangkapan polsek maupun satnarkoba,” ujarnya.

Sedangkan untuk barang bukti yang berhasil diamankan, lanjutnya, berupa narkoba jenis sabu-sabu seberat 400,12 gram yang diperkirakan senilai Rp500 juta. “Ada juga barang bukti ganja kering seberat 5,26 gram dan uang tunai Rp20 juta serta sejumlah handphone,” tambahnya.

Baca Juga:  Pemprov Sumut Terus Berupaya Tingkatkan Pelayanan Terhadap Warga Binaan Panti Sosial

Sementara dari 21 orang tersangka yang berhasil diamankan itu,  7 orang diantaranya telah dinyatakan masuk kategori sebagai bandar narkoba jenis sabu-sabu. “Ketujuh tersangka itu patut diduga sebagai bandar narkoba jenis sabu-sabu lantaran memiliki barang bukti lebih dari 1 gram,” terangnya.

Masih kata Teguh, untuk kasus paling menonjol, katanya, adalah hasil tangkapan Polsek Sei Kanan yang berhasil meringkus tersangka bandar sabu bernama Heri Lubis alias Kocu (35) warga Dusun Parmerahan Desa Sabungan Kecamatan Sungai Kanan Kabupaten Labuhanbatu Selatan pada Senin (27/4/2015) lalu.

Dari tangan tersangka inipun berhasil ditemukan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu lebih kurang seberat 300 gram. “Dan tersangka HL inipun merupakan bandar sabu antar provinsi, dengan wilayah penjualan ke daerah Mahato dan Cikampak. Bisnis sabu ini telah ia lakoni selama 3 tahun, namun dalam melakukan aksinya ia terkenal licin dan rapi sehingga kerap dapat mengelabui petugas,” jelasnya.

Baca Juga:  Pajak Siborongborong Dibiarkan Kumuh dan Semrawut

Atas tertangkapnya 21 tersangka naroba itu, lanjut Kapolres, pihaknya pun kini sedang melakukan identifikasi asal muasal narkoba yang didapat tersangka. “Kita masih lakukan identifikasi untuk mengetahui jareingannya, apakah barang itu mereka dapat dari Medan, Riau atau dari Tanjung Balai riau atau tanjung balai,” tandasnya.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Teguh Yuswardhie didampingi Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu AKP MJ Siregar menunjungkan barang bukti anrkoba jenis sabu-sabu yang berhasil diamankan. [jar|ded]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up