Home / BINJAI / LANGKAT / SUMUT / Polres Langkat Di Sorot Media Soal Saksi Beri Keterangan Palsu Pada Sidang Okor Ginting

Polres Langkat Di Sorot Media Soal Saksi Beri Keterangan Palsu Pada Sidang Okor Ginting


EDISIMEDAN.COM, LANGKAT – Pihak Kepolisian dalam hal ini Sat Reskrim Polres Langkat, dinilai buang badan/pilih kasih  dalam menangani kasus dugaan memberi kesaksian palsu yang diduga dilakukan Susilawati Sembiring yang merugikan Seri Ukur Ginting alias Okor dkk. Sebelumnya Susilawati merupakan saksi pelapor terhadap terdakwa Okor Ginting.

 

Selain dinilai buang badan/pilih kasih , penyidik juga dinilai tidak mengindahkan atau lamban dan tidak menindaklanjuti perintah Majelis Hakim Pengadilan Negeri Stabat yang meminta agar penyidik (Sat Reskrim) Polres Langkat melakukan penyidikan atas dugaan kesaksian palsu Susilawati tersebut.

 

Penyidik kepolisian di Polres Langkat, Herman Sinaga mengaku telah menerima surat dari pihak kejaksaan tersebut. Saat ini, Herman mengaku kalau pihak kepolisian akan melakukan penyidikan, setelah pihak korban melaporkan kasus itu ke Polres Langkat.

 

Baca Juga:  Festival Danau Toba di Brastagi Resmi Dibuka, Meski Sinabung Berstatus Awas

“Kita sudah terima suratnya. Sekarang, pelapor belum ada datang membuat laporan. Kita masih tunggu,” ungkap Herman, Kamis 19 Agustus 2021.

 

Sementara Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas Totok dan Kasat Reskrim AKP M Sahed Husen sama sekali bungkam dan tidak memberi keterangan terkait hal itu kepada wartawan yang mengkonfirmasi mereka pada Kamis kemarin.

 

Sebelumnya sewaktu persidangan yang digelar pada Jumat, 13 Agustus 2021 lalu, majelis hakim yang diketuai As’ad Rahim Lubis selalu mengingat kepada saksi Susilawati untuk memberi keterangan yang benar.

 

Namun, pada kenyataannya  pada persidangan Susilawati memberi kesaksian yang berbeda dengan yang ada di Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kepolisian. Bahkan, Susilawati tetap bersikeras bahwa keterangan dia sewaktu di BAP polisi yang benar. Bahkan Susilawati malah berkata dirinya rela masuk penjara pada persidangan .

Baca Juga:  Korban KM Ramos yang Hilang Ditemukan, Begini Kondisinya

 

Selain itu, majelis hakim juga meminta agar penyidik Jaksa Penuntut Umum (JPU) melakukan penyidikan kepada Susilawati karena memberi keterangan palsu pada persidangan.

 

“Memerintah penyidik melalui Jaksa Penuntut Umum Kejari Langkat untuk melakukan penyidikan karena diduga memberi keterangan palsu pada hari Selasa 10 Agustus 2021,” katanya sambil  ketuk palu (op)

Terkait


Berita Terbaru