Premi Tumbuh, Laba Manulife 2017 Melonjak Rp2,6 Triliun

38
(Dari kiri) Director and Chief Financial Officer Manulife Indonesia, Director Apriliani Siregar, President Director & CEO Jonathan Hekster, Director and Chief Marketing Officer Novita Rumngangun, Director Hans De Waal, dan Director Karjadi Pranoto melihat buku laporan tahunan sebelum mengumumkan Kinerja Keuangan 2017, di Jakarta, Rabu (16/5). Asuransi Manulife Indonesia pada 2017 mencetak laba komprehensif sebesar Rp2,6 triliun. Pencapaian itu jauh di atas kinerja pada 2016 di mana laba komprehensifnya sebesar Rp664 miliar atau tumbuh 290%. [edisiMedan.com/istimewa]

EDISIMEDAN.com, JAKARTA – Perusahaan asuransi terkemuka Manulife Indonesia membukukan laba pada tahun 2017 sebesar Rp 2,6 triliun. Pencapaian itu jauh di atas kinerja tahun 2016 di mana laba komprehensifnya tercatat sebesar Rp 664 miliar atau tumbuh 290 persen.

Presiden Direktur dan Chief Executive Officer Manulife Indonesia, Jonathan Hekster mengatakan, kinerja keuangan Manulife yang kuat pada tahun 2017 didorong oleh pertumbuhan premi bisnis baru yang meningkat 19% menjadi Rp 4,4 triliun.

“Kami bangga dengan pencapaian kami di 2017. Kami akan terus berfokus untuk menyediakan solusi finansial yang tepat dan melakukan layanan terbaik, untuk memenuhi kebutuhan keuangan nasabah yang beragam,” kata Jonathan Hekster dalam siaran pers yang diterima edisiMedan.com beberapa waktu lalu.

Dijelaskan, dari sisi distribusi, banc assurance mencetak kontribusi sebesar 28% pada kinerja perusahaan. Hal ini didukung hubungan Manulife Indonesia yang kuat dengan para mitra bank dalam menyediakan solusi yang tepat kepada para nasabah.

Kinerja Keuangan Manulife 2017

Pertumbuhan juga terlihat pada total premi dan deposit yang dibayarkan nasabah kepada Manulife Indonesia dengan kenaikan sebesar 34% dari tahun sebelumnya dan terus memperkuat posisi modal yang kuat untuk mendukung keseluruhan operasi bisnisnya dengan Risk-based Capital (RBC) sebesar 582% untuk bisnis konvensional dan 372% untuk Tabarru’ Syariah, jauh melebihi batas minimum yang disyaratkan pemerintah.

“Dengan posisi ini, Manulife Indonesia kini melayani lebih dari 2,4 juta nasabah di seluruh nusantara serta melakukan inovasi layanan selama lebih dari 33 tahun di Indonesia dan akan melindungi lebih banyak lagi keluarga Indonesia,” jelas Jonatan.

Sementara Presiden Direktur Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI), Legowo Kusumonegoro menjelaskan, pihaknya dan Manulife Indonesia berkomit untuk mendukung edukasi dan inklusi financial melalui solusi investasi dan pelayanan terbaik bagi seluruh nasabah.

BACA JUGA

“Dalam berbagai situasi pasar, MAMI selalu siap mendampingi para nasabah. Merupakan kebanggaan dan kebahagiaan MAMI untuk bisa mendampingi Manulife Indonesia selama hampir 20 tahun terakhir dalam melayani keluarga Indonesia,” kata Legowo Kusumonegoro. [ded]

Apa Tanggapan Anda?