Protes rumahnya terendam banjir imbas pabrik Aseng, Ismail masuk bui

27

EDISIMEDAN.com,Langkat  –  Ramadhan tahun ini Ismail warga batu melenggang Hinai yang bersetatus duda kini pasrah saat dirinya dibawa petugas reskrim Polres Langkat dan kini harus mendekam di Tahanan Polres Langkat.

Musibah ini berawal saat ismail yang bekerja sebagai buruh bangunan menyampaikan protes karena saat hujan deras rumahnya terendam air yang berasal dari pembuangan air pabrik.

Tak tega melihat anak-anak nya yg masih kecil harus tinggal dirumah yg terendam banjir dan mulai muncul lintah lintah hitam, Ia meminta kepada salah satu pegawai untuk menyampaikan kepada Aseng (nama pemilik pabrik) agar dapat membuat parit yg lebih lebar dan dalam.

Karena sebelum adanya pabrik kawasan tersebut tidak pernah mengalami banjir. Tapi saat ia mengutarakan tujuannya, salah seorang pekerja pabrik tidak mau menerima hal tersebut dan melarang pegawai lain menyampaikan keluhan Ismail.

Malah dia semakin menantang Ismail juga menganggap remeh permintaan tersebut hingga terjadi perdebatan diantara keduanya dan saling gumul.

Mandor yg ada disana langsung memisahkan mereka dan tidak sempat terjadi saling pukul hebat antar keduanya. Namun dua hari kemudian polisi datang membawa Ismail dengan tuduhan penganiayaan. Anak-anak ismail yang masih kecil kini berjuang untuk hidup dan mencari pertolongan agar sang ayah dapat pulang untuk berlebaran bersama. “Tolong Ayah kami, kami ingin lebaran sama Ayah” isak Nia anak sulung Ismail. ( OP )

Apa Tanggapan Anda?