PT Pegadaian Kanwil I Medan Resmi Punya Pimpinan Baru

    14

    EDISIMEDAN.COM, MEDAN- Edwin Soeharto Inkiriwang resmi menjabat Pimpinan PT Pegadaian (Persero) Kanwil I Medan menggantikan Hakim Setiawan yang mendapatkan promosi di Kanwil Jakarta II.

    Serah terima jabatan Pimpinan PT Pegadaian (Persero) Kanwil I Medan dihadiri Direktur SDM & Hukum M Edi Isdwiarto, SPI PT Pegadaian (Persero) Ketut Suhardiono, para Deputi Kanwil I Medan, Manager, Asmen dan Kepala Cabang se-Kanwil I Medan, Selasa (7/1/2020).

    Direktur SDM & Hukum M Edi Isdwiarto mengucapkan selamat kepada Hakim Setiawan yang ditempatkan pada posisi barunya sebagai Pimpinan Kanwil II Jakarta dan Edwin Soeharto Inkiriwang menjadi Pimpinan Kanwil I Medan.

    Menurutnya, Hakim Setiawan sosok petarung yang memiliki leadership (kepemimpinan) dan mampu bekerjasama dengan baik. Ia (Hakim) telah banyak berbuat untuk membawa Kanwil I Medan sebagai Jawara di tingkat nasional. “Pak Hakim dipindah ke Jakarta bukan karena prestasi buruk, melainkan mendapatkan promosi baru untuk membawa Kanwil II Jakarta yang lebih baik lagi dalam pencapaian target Pegadaian,” katanya.

    Sementara, Edi berpesan kepada Edwin Soeharto Inkiriwang, untuk tetap menjalankan ‘warisan’ yang telah ditinggalkan Hakim Setiawan. “Kinerja yang telah baik ditinggalkan Pak Hakim, semoga dapat diteruskan oleh Pak Edwin dan dapat ditingkatkan di tahun 2020 ini,” pesan Edi.

    Di sela sertijab Pimpinan PT Pegadaian (Persero) Kanwil I Medan, Hakim Setiawan menyebutkan, di tahun 2019 Kanwil I Medan mengalami pertumbuhan yang cukup besar. “Pertumbuhan transaksi pembiayaan Kanwil I Medan mencapai 21 persen dan kenaikan OSL (Out Standing Loan) sepanjang 2018-2019 sebesar Rp 625 miliar,” sebut Hakim.

    “Ini cukup bagus kalau kita lihat secara umum untuk di lembaga finance yang tumbuh rata-rata di bawah 15 persen. Di PT Pegadaian sendiri tumbuh 21 persen dan ini membuktikan memang masyarakat ini senang memanfaatkan produk-produk dari Pegadaian. Dan salah satu bukti juga produk-produk yang ada di Pegadaian itu cocok buat masyarakat,” tambah Hakim.

    Menurut Hakim, hal ini tercapai juga lantaran tersalurkannya informasi berkat dari sinergi teman-teman media. Hakim juga berpesan, agar pimpinan baru yakni Edwin juga bisa lebih intens dengan rekan-rekan media.

    “Secara tidak langsung kerjasama ini mengangkat nama baik PT Pegadaian Persero. Maka, tidak bisa dipungkiri capaian ini juga berkat sinergi dengan teman-teman media. Untuk itu mohon doa buat saya yang kini aktif  di Kanwil Jakarta 2. Wilayah Jabodetabek yang kecil namun masyarakatnya padat. Semoga Pegadaian bisa tumbuh besar di tahun ini dengan target di atas 20 persen ke atas. Kalau sekarang ini posisi outstanding loan tahun lalu Rp 3,6 triliun tahun ini target di tahun ini Rp 4,3 triliun,” katanya.

    Sementara itu, Pimpinan baru PT Pegadaian Kanwil I Medan Edwin Soeharto Inkiriwang menuturkan, pencapaian Kanwil Medan itu tidak terlepas dari literasi yang sudah teman-teman media lakukan. “Ke depan seperti yang disampaikan oleh pimpinan lama Pak Hakim tadi, kita akan mencapai yang lebih tinggi lagi. Semoga Medan tetap bisa juara dan itu sekarang yang kami harapkan. Kalau dari sisi angka kita ditargetkan tumbuh di angka 23 persen dengan tingkat OSL Rp 4,3 triliun dengan jumlah omset atau penyaluran ke masyarakat sekitar Rp 12 triliun itu yang akan kita capai bersama,” jelasnya.

    Untuk itu, Edwin siap bekerjasama dengan  stakeholder yang ada di Medan, Banda Aceh, dan seluruh area PT Pegadaian. Ada tiga harapan dalam kepemimpinannya agar PT Pegadaian bisa lebih maju yakni pertama PT Pegadaian bisa tumbuh, kedua sehat dan ketiga bisa efisien.

    “Itulah yang kita harapkan agar bisa maju kedepannya. Kita targetkan jumlah nasabah naik 27 persen dari target sebelumnya 1,1 juta orang nasabah dengan omset penjualan Rp 12 triliun. Lalu, akan ada beberapa produk yang kita luncurkan nanti salah satunya produk terbaru Arum Saffar yakni untuk wisata rohani baik Umroh atau ke Yerusalem dan nantinya ada juga perjalanan wisata untuk masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya. (Mahbubah Lubis)

     

    Apa Tanggapan Anda?