Home / NEWS / Pungli Dana BOS, Kadisdik Langkat dan Tiga Kepsek Diadili

Pungli Dana BOS, Kadisdik Langkat dan Tiga Kepsek Diadili


Kepala Dinas Pendidikan Langkat Salam Syahputra bersama tiga Kepala SMPN Negeri di Kabupaten Langkat diadili di PN Tipikor Medan, Senin (29/1/2018). Keempatnya diadili terkait pungutan liar (Pungli) Dana Bantuan Operasional (BOS) sebesar Rp 76 juta.

EDISIMEDAN.com, MEDAN- Kepala Dinas Pendidikan Langkat Salam Syahputra bersama tiga Kepala SMPN Negeri di Kabupaten Langkat diadili di PN Tipikor Medan, Senin (29/1/2018). Keempatnya diadili terkait pungutan liar (Pungli) Dana Bantuan Operasional (BOS) sebesar Rp 76 juta.

Ketiga Kepala SMP Negeri yang turut diadili yakni, Restu Ballian Hasibuan, Kepsek SMPN 2 Gebang. Dia merupakan Kordinator Wilayah Teluk Haru; Sukarjo, Kepsek SMPN 3 Tanjungpura. Dia merupakan Kordinator Wilayah Langkat Hilir serta, Juanda Sipayung, Kepsek SMPN 4 Satu Atap. Dia Kordinator Wilayah Langkat Hilir.

Dalam dakwaannya, JPU Disman Gurning menyebutkan Terdakwa Salam Syahputra melakukan pemungutan dana BOS SMP untuk Tahun Anggaran 2017 Triwulan 1 hingga 3 dengan besaran Rp 10 ribu persiswa. Uang yang dikutip ini diberi nama dengan uang kebersamaan. Pengutipannya dilakukan dengan mekanisme dititipkan kepada 3 (tiga).

Baca Juga:  Sarapan Mie Kwetiau, Patricia Jadi Chef Dadakan

“Pemungutan untuk Triwulan I dan II yang diterima oleh Bendagara MK2SN, Pattini dari masing-masing Korwil sebesar Rp. 435 juta. Selanjutnya uang tersebut diserahkan kepada terdakwa Salam Syahputra selaku Kepala Dinas Pendidikan Kab. Langkat,” sebut JPU Disman di hadapan majelis hakim di Ruang Kartika.

Kemudian lanjut JPU, pada hari Selasa, tanggal 17 Oktober 2017, sekira pukul 11.30 Wib pada saat dilakukan kegiatan pertemuan rutin MK2S N SMP Se-Kabupaten Langkat di Sekolah SMP Negeri 4 Sei Lepan Kab. Langkat di Desa Harapan Makmur Kec. Sei Lepan Kab. Langkat, Tim Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sumut melakukan penangkapan terhadap terdakwa Salah Syahputra bersama dengan Pattini (Bendahara MK2SN), Restu Ballian (Korwil Teluk Haru) dan Sukarjo (Korwil Langkat Hilir), kemudian Tim Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sumut mengamankan uang sejumlah Rp 76 juta yang ditemukan dari Restu Ballian sebesar Rp 22 juta, Drs. Sukarjo sebesar Rp 27 juta dan sisanya ditemukan dari beberapa Kepala Sekolah SMP yang hadir pada saat rapat dilaksanakan, dimana keseluruhan uang tersebut akan diserahkan kepada terdakwa Salam Syahputra.

Baca Juga:  Kasus Pembunuhan Jasiaman Terungkap, Pelaku Ternyata.....

“Bahwa uang yang ditemukan dari Restu merupakan uang dana BOS Triwulan III Tahun 2017 yang dikutip dari seluruh Kepala Sekolah SMP Teluk Haru pada hari Senin tanggal 16 Oktober 2017 sedangkan uang yang ditemukan dari Sukarjo merupakan uang dana BOS Triwulan III Tahun 2017 yang dikutip dari seluruh Kepala Sekolah SMP Langkat Hilir sebelum acara rapat dimulai pada hari Selasa tanggal 17 Oktober 2017 demikian juga uang yang ditemukan dari beberapa Kepala Sekolah SMP Wilayah Langkat Hulu merupakan Dana BOS Triwulan III Tahun 2017 yang dikutip sebesar Rp 10.000,- per-siswa,” terang jaksa.

“Bahwa akibat perbuatan keempat terdakwa telah merugikan keuangan Negara Cq. Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat sebesar Rp 76 juta,” tambahnya. [ska]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up