Home / NEWS / Putri Vokalis Trio Arjuna Butuh Uluran Tangan Dermawan untuk Berobat

Putri Vokalis Trio Arjuna Butuh Uluran Tangan Dermawan untuk Berobat


EDISIMEDAN.COM, MEDAN- Ditengah dampak pandemi Covid-19 saat ini telah membuat pasangan, Sudianto Sitorus dan Silfiana Br Sijabat kesulitan dana untuk membawa putri kesayangannya, Lusiana Br Pane (3) menjalankan pengobatan.

Sejak tahun 2017, Lusiana mengalami sakit sehingga tidak bisa menikmati masa indahnya sebagai anak yang tumbuh.“Awalnya katanya dokter sakit epilepsi saja, kami rutin berobat. Tapi sejak Corona ini kami harus menghentikan seluruh pengobatannya,” kata Sudianto Sitorus sang ayah kepada wartawan, Jumat (1/5/2020).

Dijelaskannya sejak corona seluruhnya pengobatan terhadap putri dihentikan karena tidak ada dana lagi.

“Kami memang punya BPJS Kesehatan, tapi sejak corona tidak lagi bisa digunakan karena keuangan saya pun sudah terhenti karena hampir dua bulan tidak lagi bekerja,” kata Sitorus yang berprofesi sebagai penyanyi cafe.


Ternyata Sudianto Sitorus bagi halak Batak sudah tidak asing. Karena Sudianto Sitorus merupakan personil Arjuna Trio yang sering tampil baik di pesta adat Batak maupun cafe.

Baca Juga:  Guru Penghukum Murid Jilati WC Dipindahtugaskan

“Hampir dua bulan saya tidak ada job manggung akibat corona ini. Semampu kami memberikan yang terbaik kepada Boruku ini. Karena tidak ada lagi biaya hanya terapi alternatif yang kami berikan terkadang saya kusuk sendiri,” ucap Sudianto yang tinggal di Jalan Irigasi Gang Bersama, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan.

Ditengah upaya mencari bantuan dermawan sejak , Jumat (1/5/2020) Sudianto Sitorus pun membuat video live yang menjadi viral serta dibagikan sejumlah netizen sehingga mengundang rasa simpatik dan doa.


Dari akun video tersebut, Sudianto Sitorus membuat siaran live sambil mengusuk borunya dengan kata -kata yang membuat siapa saja menangis.


“Mudah mudahan ma tahan iba torus songononMolo dang tumagonma rap mate hami dari pada taononni borukkon lalap songonon… “.Artinya : Mudah-mudahan dia tahan terus begini. Kalau tidak lebih baik kami mati dari pada ditahankan putriku seperti ini”. (Mahbubah Lubis)

Baca Juga:  Lagi, Dokter Muda Asal Aceh, Afrianda Naufan Meninggal Saat Bertugas di Daerah Terpencil

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up