Home / POLITIK / Putusan KPU Tak Loloskan JR Saragih Bikin Masyarakat Karo Kecewa

Putusan KPU Tak Loloskan JR Saragih Bikin Masyarakat Karo Kecewa


JR Saragih menyapa warga saat berada di Kecamatan Lau Baleng, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Minggu (18/2/2018).[edisimedan.com/ Lau Baleng]

EDISIMEDAN.com, LAU BALENG – JR Saragih dan Ance Selian gagal maju sebagai Cagub dan Cawagub Sumut setelah KPU Sumatera Utara menilai foto copy ijazah JR Saragih tidak memenuhi syarat. Hal ini membuat masyarakat Desa Lau Baleng, Kabupaten Karo kecewa.

Menurut Warga Desa Lau Baleng Albert Purba, keputusan KPU tersebut dianggap tidak wajar.

“Semua orang di Sumatera Utara tahu bahwa Bapak JR Saragih lulusan akademi militer bahkan Beliau juga menjabat sebagai Bupati Simalungun dua periode. Ini tentu tidak masuk akal buat kami sebagai masyarakat Lau Baleng,” ucapnya di Kecamatan Lau Baleng, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Minggu (18/2/2018).

Diakuinya lagi, bahwa JR Saragih sangat layak memimpin Sumatera Utara terlebih apa yang dilakukan oleh pria bernama lengkap Jopinus Ramli Saragih ini adalah benar-benar melayani masyarakat.

Baca Juga:  Ijeck: 'Saya dan Pak Edy Bukan Orang yang Terbiasa Melanggar Janji'

“Jiwa sosial yang dimiliki Bapak JR sudah terbukti, Beliau rela memberikan fasilitas miliknya untuk masyarakat jadi kenapa harus disalahkan persoalan ijazah Beliau,” bebernya.

Bahkan, pria yang berusia 45 tahun ini menilai apa yang dilakukan oleh KPU Sumatera Utara sangat tidak logis. Seharusnya, KPU lebih cermat menentukan kebijakan.

“Dengan adanya penilaian dari KPU tentu membuat masyarakat Sumatera Utara bertanya-tanya, ada apa dibalik ketidaklolosan Bapak JR untuk maju,” tegasnya.

Selain itu, Warga Desa Tanjung Gunung Ari Sitepu mengutarakan sosok seperti Bapak JR adalah sosok yang dibutuhkan oleh masyarakat apalagi berkaca dari kepemimpinan di Kabupaten Simalungun.

“Sudah nyata dan jelas bahwa apa yang dilakukan oleh Bapak JR terlihat secara kasat mata, masyarakat Simalungun sangat dimanjakan oleh Bapak JR. Belum lagi pelayanan masyarakat yang dilakukan selama 24 jam,” tukasnya. [ded]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up