Rail Clinik Hadir Di Stasiun Pulu Brayan Medan

12

EDISIMEDAN.com,MEDAN: Sebagai bakti sosial dan upaya memberikan pelayanan kesehatan di daerah – daerah yang jauh dari fasilitas umum dan berada di jalur kereta api,PT KAI (PERSERO) DIVRE I SU menghadirkan rangkaian RailClinic di Stasiun Pulu Brayan.

Menurut Vice Presiden PT KAI (Persero) Divre I Sumut, Rusi Haryono bahwa RailClinic merupakan bentuk konstribusi perusahaan dalam kegiatan bakti sosial pengobatan gratis dan edukasi kesehatan serta sosialisasi keselamatan perkeretaapian.
Kegiatan Bakti Sosial RailCilinic ini merupakan rangkaian program kegiatan lanjutan yang sebelumnya sudah di laksanakan di Stasiun Batang Kuis,Binjai,Rantau Prapat dan Padang halaban.Dan ini sebagai upaya KAI untuk membantu pemerintah di bidang kesehatan terutama kepada masyarakat di daerah sekitar jalur KA yang sulit di jangkau layanan kesehatan.
Kegiatan Layanan Kesehatan RailClinic di Stasiun Pulu Brayan, Selasa (23/10/2018) meliputi Pelayanan Kesehatan Dokter Umum,Pelayanan Kesehatan Gigi,Pelayanan Kebidanan dan Pemeriksaan Mata dengan Fasilitas Peralatan kesehatan autorefraktormeter/keraktormeter, dental gigi yang di lengkapi kamera intraoral,alat USG dan fasilitas pendukung lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rusi Haryono mengatakan memilih Pulu Brayan menjadi wilayah dilaksanakannya kegiatan rail Clinik ini karena Pulu Brayan merupakan wilayah yang butuh dilaksanakan kegiatan ini.

“Namun kedepannya semua wilayah akan disinggahi Rail Clinik. Kedepannya kita akan bekerjasama dengan pemerintah daerah sehingga bisa dilaksanakan secara gabungan. Dan dokter- dokternya juga nantinya bisa bekerjasama dengan dokter dari Pemda sehingga bukan hanya dokter dari PT KAI”, ujar Rusi Haryono.

Selanjutnya dalam kegiatan tersebut di lakukan pemberian kacamata gratis bagi siswa SD YWKA kurang lebih 30 Siswa.
Untuk undangan peserta sebanyak 300 Peserta yang di berikan pengobatan gratis yang terdiri dari 270 Masyarakat Umum dan 30 siswa tingkat SD.
Disamping Layanan kegiatan Bakti Sosial RailCilinic di berikan kegiatan sosialisasi keselamatan Perkeretaapian,dimana Keselamatan adalah Pilar Utama dalam jasa transportasi Kereta Api dengan prisip lebih baik tidak berangkat dari pada tidak pernah sampai tujuan. Kegiatan Sosialisasi Keselamatan ini meliputi sosialisasi Ketertiban berlalu lintas di perlintasan sebidang jalur kereta api, Pelemparan terhadap perjalanan kereta api dan Peran serta masyarakat terhadap keselamatan perkeretaapaian. Dari data yang ada hingga saat ini di tahun 2018 kecelakaan di Pintu Perlintasan di wilayah Divre I SU mencapai 29 kali kejadiaan kecelakaan, Pelemparan sebanyak 30 di banding tahun 2017 sebanyak 64 kali kecelakaan di pintu perlintasan dan 59 Pelemparan.Untuk data Pintu Perlintasan jumlah pintu perlintasan yang resmi sebanyak 86 pintu perlintasan serta 212 Pintu Perlintasan yang tidak resmi di wilayah Divre I SU.

Sebelumnya, M.Ilud.Siregar Manager Humas Divre I SU menyampaikan Peran serta Masyarakat terhadap Keselamatan Perkeretaapiaan sangat di butuhkan terutama dalam hal mentaati dan patuh terhadap rambu-rambu di perlintasan sebidang dengan jalur Kereta Api, tidak mendirikan bangunan di daerah jalur Kereta Api, tidak melakukan pelemparan serta tidak menempatkan atau menaruh barang berbahaya di jalur kereta api.

Sementara itu, dalam kegiatan ini hadir Asisten Ekonomi dan Bangunan Setda Kota Medan, Qomarul Fattah yang menyatakan Sangat mengapresiasi hadirnya Rail Clinik ini karena sangat membantu masyarakat yang jauh dari akses kesehatan. Dan ia mengharapkan kedepannya tingkat kunjungan Rail Clinik ini lebih banyak lagi. (Mahbubah Lubis)

 

Apa Tanggapan Anda?