Home / / Rektor UINSU Apresiasi Prestasi Mahasiswa Ikom di IMPACT 2017 Malaysia

Rektor UINSU Apresiasi Prestasi Mahasiswa Ikom di IMPACT 2017 Malaysia


FOTO BERSAMA. Mahasiswa Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial (FIS), Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) foto bersama usai mengikuti gelaran IMPACT (Immersion, Appreciation and Tribute) 2017 yang dihelat Fakultas Ilmu Komunikasi (School of Communication) University Sains Malaysia (USM), Penang, 13-15 Desember 2017.

EDISIMEDAN.com, MEDAN – Mahasiswa Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial (FIS), Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) menjadi finalis kompetisi foto dalam IMPACT (Immersion, Appreciation and Tribute) 2017 yang dihelat Fakultas Ilmu Komunikasi (School of Communication) University Sains Malaysia (USM), Penang.

Karya foto Silvia Marissa, mahasiswa semester III,  jurusan Ilmu Komunikasi FIS UINSU, dipilih juri sebagai lima foto terbaik, dari sekitar 30 peserta dari sejumlah negara ASEAN yang mengikuti lomba itu.

Karya Silvia sesuai tema “City Lifestyle”, menjadi lima finalis bersama karya dari Tengku M Radithya Dipoetra (Unisba, Bandung) dan Fione Kwong Po Yee (Multimedia University, Malaka), Rizky Rayanda dan Risti Dwiyana (STIK-P Medan).

Rektor UINSU Prof Saidurrahman, mengapresiasi prestasi yang diraih mahasiswa Ikom FIS UINSU.

“Saya ucapkan selamat. Sudah jadi finalis. Ini jadi pemacu motivasi untuk mencapai hasil yang lebih baik lagi. Apalagi ini event internasional. Ke depan UINSU akan mendukung penuh kegiatan semacam ini” kata Rektor UINSU, dalam siaran persya Minggu (17/12/2017).

Baca Juga:  Perpisahan Siswa YP Pangeran Antasari Diwarnai Acara Kesenian

Sementara Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi (Ikom) FIS UINSU, Hasan Sazali menilai, hasil yang dicapai mahasiswa UINSU ini cukup memuaskan mengingat jurusan itu baru berdiri 3 tahun di UINSU.

“Kiprah internasional pertama ini menjadi titik awal prestasi yang lebih besar bagi mahasiswa kita di masa mendatang,” katanya.

Dijelaskannya, Ikom FIS UINSU harus bertarung juga dengan perwakilan Universitas Sumatera Utara (USU) dan STIK-P Medan. Belum lagi ada Universitas Padjajaran (Unpad), Universitas Islam Bandung (Unisba), Universitas Mercu Buana Yogyakarta.

Tuan rumah Malaysia juga diwakili sejumlah universitas seperti Multimedia University, Tunku Abdul Rahman University, Taylor’s University, Universiti Malaysia Sabah, Universiti Sains Islam Malaysia, dan Universiti Sain Malaysia (USM) sebagai penyelenggara. Thailand diwakili oleh Silpakorn University, Bangkok.

“Dengan prestasi ini, kami yakin akan ada prestasi lebih baik di masa mendatang. Kontes internasional ini sudah menunjukkan motivasi yang luar biasa dari mahasiswa Ikom FIS UINSU. Terimakasih atas dukungan Rektor UINSU Prof Saidurrahman, Dekan FIS Prof Ahmad Qorib dan seluruh civitas akademi UINSU yang mendoakan kami,” kata Hasan.

Baca Juga:  Prodi PPs Linguistik USU Kaji "Hate Speech" Dalam Seminar Internasional

Ikom FIS UINSU sendiri mengirimkan 13 mahasiswa untuk mengikuti kegiatan IMPACT 2017 yang terdiri dari peserta kompetisi public speaking, fotografi, dan feature writing. Mahasiswa juga mengikuti konferensi komunikasi yang dihadiri pembicara internasional tersebut.

Mahasiswa Ikom yang bersaing dalam kompetisi internasional itu yakni Firda Adinda Syukri, Qorry Anggraini dan Fikri Muhammad Nasution (public speaking). Kemudian Rahmadani Harahap, Chairuna, Tengku Triana Afdilla, Vindya Adiya, Jumiati dan Rizky Ashriyah Putri (feature writing). Selanjutnya Akbar Aldi Kautsar, Filza Rezki dan Silvia Marissa (fotografi).

Silvia mengatakan, dirinya cukup puas dengan hasil yang diraih. “Memang belum juara, tapi menjadi finalis adalah pengalaman berharga. Semoga kami bisa meraih hasil lebih baik lagi dalam kompetisi yang lain,” katanya.

Selama di Penang Malaysia, mahasiswa juga didampingi sejumlah dosen seperti Nursapia Harahap (Sekretaris Jurusan Ikom FIS UINSU) dan Fakhrur Rozi.

Baca Juga:  Dinas Pendidikan Karo Terima Bantuan Multimedia

Dalam gelaran IMPACT 2017 itu, Rektor UINSU Prof Saidurrahman juga menyampaikan gagasannya dalam forum ilmiah internasional yang diikuti sejumlah akademisi dari berbagai negara ASEAN.

Prof Saidurrahman menyampaikan paparannya berjudul “Pembangunan Agama di Indonesia, Pendekatan Struktural”. Sementara Ketua Juruan Ikom FIS UINSU, Hasan Sazali menyampaikan gagasannya tentang “Pembangunan Agama di Indonesia, Pendekatan Kultural”. [reza]

Terkait


Berita Terbaru