Home / SUMUT / Ribuan Rumah di Langkat Terendam Banjir

Ribuan Rumah di Langkat Terendam Banjir


[caption id="attachment_727" align="alignleft" width="300"] Seorang warga saat melintas digenangan air yang merendam pemukimannya. [Foto: Ilustrasi][/caption]LANGKAT| Hujan deras yang terjadi selama dua hari berturut-turut menyebabkan meluapnya Sungai Batang Serangan di Kabupaten Langkat, Sumatra Utara (Sumut). Akibatnya lebih dari seribu rumah terendam banjir.Rumah-rumah warga yang terendam banjir itu, terutama di kawasan pinggiran sungai di Kecamatan Batang Serangan. Antara lain di Desa Sei Bamban, Desa Karya Jadi dan Desa Batang Serangan.Pada Rabu (24/9/2014), ketinggian air bervariasi. Ada yang 30 sentimeter, namun ada juga yang mencapai satu meter. Bergantung seberapa dekat dengan aliran sungai.Salah seorang warga Iwan (40) menyatakan, banjir yang melanda daerah mereka merupakan banjir tahunan. Banjir kali ini terjadi setelah hujan deras melanda kawasan tersebut selama dua hari berturut-turut. Air mulai memasuki rumah warga pada Selasa (23/9) dinihari."Banjir tahunan ini. Saban tahun pasti banjir. Tapi ini masih belum surut," kata Feri.Desa Sei Bamban merupakan kawasan yang paling parah. Setidaknya 569 rumah yang tergenang. Kendati pun dilanda banjir, warga tetap berupaya beraktivitas seperti biasa. [abu riyadh|khi]

Seorang warga saat melintas digenangan air yang merendam pemukimannya. [Foto: Ilustrasi]
LANGKAT| Hujan deras yang terjadi selama dua hari berturut-turut menyebabkan meluapnya Sungai Batang Serangan di Kabupaten Langkat, Sumatra Utara (Sumut). Akibatnya lebih dari seribu rumah terendam banjir.

Rumah-rumah warga yang terendam banjir itu, terutama di kawasan pinggiran sungai di Kecamatan Batang Serangan. Antara lain di Desa Sei Bamban, Desa Karya Jadi dan Desa Batang Serangan.

Pada Rabu (24/9/2014), ketinggian air bervariasi. Ada yang 30 sentimeter, namun ada juga yang mencapai satu meter. Bergantung seberapa dekat dengan aliran sungai.

Salah seorang warga Iwan (40) menyatakan, banjir yang melanda daerah mereka merupakan banjir tahunan. Banjir kali ini terjadi setelah hujan deras melanda kawasan tersebut selama dua hari berturut-turut. Air mulai memasuki rumah warga pada Selasa (23/9) dinihari.

“Banjir tahunan ini. Saban tahun pasti banjir. Tapi ini masih belum surut,” kata Feri.

Baca Juga:  [video] Banjir Tebing Tinggi Hari Ini

Desa Sei Bamban merupakan kawasan yang paling parah. Setidaknya 569 rumah yang tergenang. Kendati pun dilanda banjir, warga tetap berupaya beraktivitas seperti biasa. [abu riyadh|khi]

Terkait


Berita Terbaru