RUPS Pertama PT Inalum (Persero) Ubah Susunan Pengurus Perseroan

76
PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM untuk pertama kalinya menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sebagai Induk Holding Industri Pertambangan. Agenda RUPS yang diadakan di Kementerian BUMN, Rabu (11/4) ini adalah Persetujuan Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.

EDISIMEDAN.com, JAKARTA- PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM untuk pertama kalinya menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sebagai Induk Holding Industri Pertambangan. Agenda RUPS yang diadakan di Kementerian BUMN, Rabu (11/4) ini adalah Persetujuan Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.

RUPS dibuka dan dipimpin oleh Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno sebagai kuasa Pemegang Saham yang dihadiri oleh seluruh jajaran Dewan Komisaris dan Direksi INALUM; Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata Kementerian BUMN Edwin Hidayat Abdullah serta beberapa pejabat Kementerian BUMN lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Utama INALUM Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa beberapa perubahan terkait anggaran dasar dan susunan pengurus Perseroan dilaksanakan untuk mempercepat proses sinergi dari masing-masing Perusahaan Holding Industri Pertambangan.

“Beberapa perubahan telah ditetapkan dalam RUPS dalam rangka mempercepat proses konsolidasi di internal Holding Industri Pertambangan. Mohon doa restunya agar proses tersebut berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan sehingga Holding Industri Pertambangan mampu menjadi perusahaan kelas dunia,” ungkap Budi.

Di RUPS tersebut salah satunya terjadi perubahan pada susunan pengurus Perseroan per 11 April 2018 yakni:

Susunan Dewan Komisaris, Komisaris Utama : Fajar Harry Sampurno, dengan Komisaris, Agus Tjahajana Wirakusumah, Purbaya Yudhi Sadewa dan Muhammad Munir.

Sedangkan dari Susunan Direksi Direktur Utama masih tetap, Budi Gunadi Sadikin. Direktur Keuangan terjadi perubahan dari Oggy Achmad Kosasi menjadi Orias Petrus Moedak. Direktur Layanan Strategis, Ogi Prastomiyono. Direktur Pengembangan Bisnis (merangkap Direktur Pelaksana) Oggy Achmad Kosasih.

Direktur Produksi Sahala Hasoloan Sijabat. Direktur Umum dan Human Capital Carry Mumbunan.

Dari perubahan susunan pengurus Perseroan tersebut terdapat beberapa wajah baru yang mengisi perubahan maupun penambahan posisi dengan detil sebagai berikut:

Komisaris Utama Fajar Harry Sampurno

Lahir di Blitar, Jawa Timur pada tanggal 18 April 1966. Beliau meraih gelar S1 dari Universitas Brawijaya, gelar Master of Business Administration dari Monash University, dan gelar Doctor of Philosophy dari University of Iowa, USA. Saat ini beliau menjabat sebagai Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media di Kementerian BUMN.

Komisaris Muhammad Munir

Lahir di Kendal, Jawa Tengah pada tanggal 28 Oktober 1958. Beliau adalah seorang purnawirawan tokoh militer Indonesia. Beliau pernah menjabat sebagai Wakasad pada tahun 2013 hingga 2015. Saat itu beliau didaulat sebagai orang nomor dua di TNI-AD menggantikan Letjen TNI Moeldoko yang menjadi KSAD. Beliau merupakan alumnus Akademi Militer di Magelang tahun 1983 dan berasal dari kecabangan infanteri.

Beliau tercatat pernah menduduki sejumlah jabatan penting. Beliau pernah menjadi Ajudan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, kemudian menjabat Kasdivif 1/Kostrad, Kasdam Jaya, Pangdivif 2/Kostrad, Pangdam III/Siliwangi, Pangkostrad, Wakasad, Pati Mabes TNI dan terakhir beliau menjabat sebagai Sekjen Wantannas hingga tahun 2016.

Direktur Keuangan Orias Petrus Moedak

Lahir di Kupang, Nusa Tenggara Timur pada tanggal 26 Agustus 1967. Berbekal pengalaman yang mumpuni di dunia keuangan beliau berhasil menduduki beberapa posisi strategis yang pernah dijabat seperti Direktur Utama PT Pelindo III, Direktur Keuangan PT Pelindo II, Direktur Corporate Finance PT Bahana Securities, Managing Director Head of Indonesia Coverage Daiwa Capital Markets Singapore Limited, Senior Auditor Ernst & Young dan terakhir sebagai Direktur Keuangan PT Bukit Asam (Persero) Tbk atau PTBA hingga tahun 2018.

Direktur Layanan Strategis Ogi Prastomiyono

Lahir di Bogor, Jawa Barat pada tanggal 21 Mei 1961. Meraih gelar BSc dari Institut Pertanian Bogor pada tahun 1984, gelar Master dari Institut Ekonomi, Boulder Colorado, AS pada tahun 1992 dan gelar MBA dari Universitas Notre Dame, Indiana, AS pada tahun 1994.

Beliau memulai karir perbankannya di Bank Ekspor Impor Indonesia (BankExim) pada tahun 1986 sebagai Loan Officer di Divisi Kredit Perkebunan dan posisi terakhirnya di Bank Exim adalah Kepala Divisi Penelitian & Pengembangan pada tahun 1999.

Setelah penggabungan Bank Mandiri, beliau ditunjuk sebagai Kepala Grup Kepatuhan dari Juli 1999 hingga Januari 2001, pada saat itu beliau menjadi Kepala Proyek dari Tim Kerja IPO hingga Bank Mandiri menjadi perusahaan terbuka pada bulan Juli 2003.
Pada Desember 2003, beliau ditunjuk sebagai Direktur Bank Syariah Mandiri hingga Juni 2005. Pada Juni 2005, beliau ditugaskan sebagai Kepala Grup Kepatuhan di Bank Mandiri. Dari Januari 2006 hingga 2007 beliau ditunjuk sebagai Kepala Grup Audit Internal.

Pada bulan Mei 2008, beliau ditunjuk sebagai Direktur Bank Mandiri, bertanggung jawab untuk Kepatuhan dan Sumber Daya Manusia. Posisi terakhir beliau di Bank Mandiri adalah sebagai Direktur Operasi.

[rel]

Apa Tanggapan Anda?