Home / KESEHATAN / Sebanyak 34.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba Di Medan

Sebanyak 34.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba Di Medan


EDISIMEDAN.com, MEDAN– Sebanyak 34.840 vial vaksin Covid-19 tiba di Kota Medan, Jumat (15/1/2021).

Vaksin Covid-19 tahap satu termin kedua itu kemudian langsung dibawa ke Rumah Dinas Gubernur Sumut dan disimpan ke Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Sumut, di Jalan Thamrin, Medan.

Kepala Bidang Sumber Daya Manusia Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Sumut Sri Suriani Purnamawati menyampaikan, untuk distribusi pihaknya masih menunggu instruksi dari Dirjen P2P Kemenkes RI. Karena kata dia, bukan berarti vaksin termin kedua tersebut memang bakal diperuntukkan untuk 30 Kabupaten/Kota di luar Mebidang.
“Jadi masih menunggu lagi. Karena pemberian vaksin ini kan (dilakukan) 2 kali,” jelasnya kepada wartawan di ruangan kerjanya.
Sri menjelaskan, dari kedua termin tersebut (termin pertama 40.000 vial), Dinas Kesehatan Provinsi Sumut sejauh telah ini telah menerima 74.840 vial vaksin Covid-19. Di mana, sebanyak 30.060 vial sudah didistribusikan untuk masing-masing wilayah di Mebidang.

Dalam proses pengiriman dari Bandara sampai ke gudang farmasi tersebut, vaksin ini mendapatkan pengawalan oleh personel Satu Brimob Polda Sumut yang dipimpin oleh Kaden A Pelopor Kompol BL Malau selaku Koordinator pengawalan.

Baca Juga:  Tugu Monumen UISU Diresmikan Musa Rajekshah

Kabag Ops Sat Brimob Polda Sumut Kompol Heriyono mengatakan, sedikitnya 23 personel Brimob dikerahkan dengan dibantu personel Ditlantas dan Ditpamobvit Polda Sumut.

“Kita terima sekitar pukul 10.30 WIB. setelah kita cek, kita langsung bergerak ke rumah dinas Gubernur yang diterima Sekda, setelah itu langsung ke tempat penyimpanan,” ungkapnya saat ditemui di Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Sumut.

Heriyono mengaku, selama proses pengawalan pihaknya tidak ada mendapatkan hambatan yang berarti. Dia juga mengaskan, pihaknya selalu siap sedia untuk melakukan pengawalan vaksin Covid-19 bahkan bila nantinya sampai ke daerah.

“Kemarin kan (terminal satu) dijemput oleh masing-masing Kabupaten/Kota. Tapi kalau diperlukan kita siap, jadi kita tetap stay di komando,” tandasnya.

Terkait


Berita Terbaru