Home / / Sebanyak 4655 Mahasiswa UMSU Ikuti PKKMB Tahun 2019

Sebanyak 4655 Mahasiswa UMSU Ikuti PKKMB Tahun 2019


EDISIMEDAN.COM, MEDAN- Sebanyak 4655 Mahasiswa baru mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun akademik 2019-2020 pada Senin (23/9/2019) di Halaman Parkir Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) jalan Mukhtar Basri Medan.

Perhelatan yang setiap tahun digelar ini merupakan kegiatan penting bagi mahasiswa sebagai awal mengikuti perkuliahan di UMSU. Tahun ini digelar berbeda karena banyak acara-acara menarik, mahasiswa baru disuguhi pertunjukan tari yang spektakuler, dan juga hiburan lagu dari para seniornya. Bahkan dihadirkan pula tokoh penting yang menginspirasi dan memotivasi para mahasiswa baru.

Salah satu tokoh istimewa yang dihadirkan pada PKKMB itu, Ketua Dewan Analis Strategis (DAS) Badan Intelejen Negara,
Letnan Jenderal TNI (Purn) Muhammad Munir. Dalam Arahannya dihadapan ribuan mahasiswa baru UMSU menyatakan Bahwa dalam kehidupan saat ini dalam berbahasa dan bernegara di Indonesia, kini kita sedang menghadapi berbagai tantangan dan gangguan dan hambatan termasuk mahasiswa/i. Sehingga Kedepan ia mengharapkan mahasiswa tumbuh kewaspadaan agar perkuliahannya lancar.

“Saat ini bangsa Indonesia masuk pada satu situasi yang dinamakan situasi global didorong oleh kemajuan pengetahuan dan teknologi. Teknologi informasi, teknologi komunikasi, transportasi sehingga kebutuhan manusia menjadi cepat mobilitasnya. Sehingga mahasiswa harus bisa mengambil sikap menghadapi kejadian-kejadian yang ada,” ungkapnya.

Kecepatan informasi itu, dikatakan termasuk informasi terjadinya perang saudara di negara lain yang mampu membangkitkan emosional. Seperti yang terjadi di timur tengah, Syiria dan negara Islam lainnya dan munculnya aliaran-aliran yang menyesatkan dan juga hadirnya propaganda ISIS yang dinilainya sangat berbahaya bagi berbangsa dan bertanah air karena dengan beralaskan qaidah, mereka rela mati dan menamakannya jihad.

“Padahal dalam kehidupan nyata, apa yang dilakukan mereka itu sangat bertentangan dengan negara juga agama, untuk itu, mahasiswa sebagai generasi muda harus waspada dan bisa mengambil sikap jangan mudah terpengaruh,” ungkapnya tegas.

Dan tidak lupa ia mengungkapkan syukurnya bisa bersilaturahmi dengan civitas akademika dan mahasiswa baru UMSU.

“Saya sangat bersyukur bisa bersilaturahmi dengan civitas akademika khususnya mahasiswa baru, karena dengan silaturahmi inilah pada hakekatnya kesatuan dan persatuan bisa diwujudkan,” ujarnya.

Rektor UMSU, Agussani MAP dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan adanya PKKMB tahun 2019-2020 ia berharap sebagai langkah awal yang baik dalam rangka menuntut ilmu di UMSU.

Dalam PKKMB yang dihadiri oleh Ketua Dewan Analis Strategis dan Intelejen Negara, Letjen (Purn), Muhammad Munir, para alim ulama, tokoh masyarakat, dan civitas akademika UMSU dan tokoh pemuda itu, ia mengucapkan terimakasih kepada semua yang hadir khususnya Letjen Muhamad Munir karena telah mau hadir memberikan pencerahan dan motivasi kepada mahasiswa baru yang seluruhnya kaum millenial untuk dapat berkuliah dan melaksanakan tanggung jawab tehadap pendidikan dan sebagai anak bangsa.

“Terimakasih kepada Letjen M.Munir karena hadir untuk pengenalan kampus pada hari ini,” ungkapnya.

Pihaknya menyadari bahwa generasi Millenial tentu membutuhkan pencerahan dalam mendukung program pemerintah terutama terkait NKRI. Dimana nantinya para mahasiswa menjadi ujung tombak dalam pembangunan yang sesuai visi dan misi UMSU melahirkan generasi yang unggul, cerdas dan terpercaya.

“Ini merupakan yang kami cita-citakan sehingga Kedepan dapat terjalin kerjasama. Kami telah memasukan mata kuliah yang bukunya disusun oleh ketua BIN, Jendral Budi Gunawan, di mata kuliah di Fakultas Sosial jurusan Ilmu Komunikasi,” ungkapnya.

Ia juga berharap kerjasama ini tidak terbatas hanya di daerah tetapi juga tingkat nasional. Dan dalam kesempatan itu Agussani menegaskan bahwa UMSU adalah salah satu dari seratusan perguruan tinggi Muhammadiyah di Indonesia. Saat ini dikatakannya UMSU mengasuh 37 prodi diantaranya 8 prodi Pascasarjana. Dalam hal ini pihaknya mengharapkan apa yang dilakukan UMSU dapat memberikan kontribusi bagi negara Indonesia. Dalam pengelolaan pendidikan yang berkualitas.

“Alhamdulillah dalam bertahap kami telah menata dengan baik. UMSU dari 4570 PT di Indonesia, UMSU di tahun 2019-2020 berada diperingkat 75 se-Indonesia,” tegasnya.

Lanjutnya, UMSU Sebagai perguruan tinggi harus terakreditasi. Karena itu UMSU berupaya dan saat ini merupakan satu-satunya perguruan tinggi swasta yang terakreditasi A di Sumut. Dan satu-satunya perguruan tinggi Islam akreditasi A di luar Jawa.

“Kami berharap apa yang kami susun sejalan dengan program pemerintah tentu dalam hal kualitas,” ungkapnya.

Sementara itu, dalam PKKMB itu, para mahasiswa baru dibekali pengenalan kehidupan lingkungan kampus diantaranya pengenalan organisasi kemahasiswaan. Dan juga pada kesempatan itu, rektor menyerahkan piagam dan bebas skripsi bagi mahasiswa yang berprestasi. (Mahbubah Lubis)

 

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up