Home / NEWS / Sebar Info dan Foto Hoax Soal Erupsi Sinabung, Akun Facebook Ini Diburu Polisi

Sebar Info dan Foto Hoax Soal Erupsi Sinabung, Akun Facebook Ini Diburu Polisi


HOAX. Polda Sumatera Utara saat ini tengah memburu pemilik akun Facebook bernama Mhd Ricky Arfandi. Pasalnya akun Facebook itu menyebarkan postingan foto dan informasi palsu mengenai erupsi dahsyat Gunung Sinabung yang terjadi pada Senin, 19 Februari 2018 kemarin. [edisimedan.com/ polda sumut]

EDISIMEDAN.com, MEDAN – Polda Sumatera Utara saat ini tengah memburu pemilik akun Facebook bernama Mhd Ricky Arfandi. Pasalnya akun facebook itu menyebarkan postingan foto dan informasi palsu mengenai erupsi dahsyat Gunung Sinabung yang terjadi pada Senin, 19 Februari 2018 kemarin.

Dalam postingannya, pemilik akun facebook itu memuat foto korban yang tertutupi lumpur dan ia berikan keterangan bahwa foto-foto tersebut merupakan korban bencana Erupsi Gunung Sinabung.

“Korban Bencana Sinabung Semalam mengerikan Gusy,” begitu judul keterangan atau caption pada postingan foto foto yang diupload Ricky Arfandi.

BACA JUGA

Dampak Erupsi Dahsyat Gunung Sinabung, 30 Ribu Hektar Tanaman Gagal Panen

Kabid Humas menerangkan, bencana erupsi Sinabung yang terjadi pada Senin 19 Februari 2018 tidak ada korban jiwa. Pihak kepolisian bersama instansi terkait juga dengan cepat mengevakuasi warga untuk menjauhi zona merah yang dianggap berbahaya untuk ditinggali.

Baca Juga:  Ibu Tiri Tega Aniaya Balita 3 Tahun Hingga Tangannya Patah

“Foto foto yang diposting akun Ricky Arfandi tersebut tidak benar alias hoax. Erupsi Gunung Sinabung yang terjadi semalam di Karo tidak menimbulkan korban jiwa,” sanggah Kabid Humas, Rabu (21/02/2018).

Kabid Humas menambahkan, pihak Kepolisian dan Pemerintah serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Karo, telah melakukan pendataan ke seluruh desa yang terdampak erupsi Gunung Sinabung di Karo.

“Semua rumah sakit di Karo juga telah dicek dan didata, tidak ada ditemukan korban jiwa akibat erupsi Gunung Sinabung tersebut,” jelas Kabid Humas.

Kabid Humas menghimbau kepada warganet untuk tidak langsung percaya dengan postingan yang beredar di media sosial yang tidak valid kebenarannya. Ia menyarankan untuk melakukan cek dan ricek melalui pemberitaan di beberapa media online nasional yang terkemuka yang sudah pasti memberitakan berita yang valid.

Baca Juga:  Hanya Gara-gara Ini, Abang Tikam Adiknya Hingga Tewas di Medan

“Postingan hoax tersebut sangat merugikan, khususnya bagi saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah di Karo,” sebutnya.

Untuk itu kata Rina, Polda Sumut telah mengerahkan Tim Cyber Poldasu untuk melakukan penyelidikan terhadap pemilik akun tersebut. Hal ini karena telah melakukan pelanggaran UU ITE dengan membuat dan menyebarkan berita yang tidak benar.

“Kepada warganet tidak sembarangan menshare postingan atau berita di media sosial yang tidak valid kebenarannya.Karena perbuatan tersebut juga termasuk berperan menyebarkan Hoax dan melanggar UU ITE,” tutup Kombes Rina. [ska]

Terkait


Berita Terbaru