Home / NEWS / Sebelum Dibawa ke Rutan, Kamaluddin Harahap Salat Isya di KPK

Sebelum Dibawa ke Rutan, Kamaluddin Harahap Salat Isya di KPK


JAKARTA, EDISIMEDAN| Wakil Ketua DPRD Sumut 2009-2014, Kamaludin Harahap, akhirnya ditahan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Senin (23/11/2015) malam sekitar pukul 19.30 WIB.  

Politikus Partai Amanat Nasional itu ditahan KPK setelah menjalani pemeriksaan sekitar 10 jam. Kamaluddin sebelumnya diperiksa sejak pagi pukul 09.30 WIB dan baru keluar gedung KPK pukul 19.30 malam ini.

Sebelum keluar gedung KPK dan naik mobil tanahan Rutan Polres Jakarta Timur, Kamaluddin sempat melaksanakan ibadah salat Isya terlebih dahulu di gedung KPK.

Hal ini dibenarkan Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati kepada EdisiMedan.Com sesaat lalu.

“Iya. Beliau sholat di musolla KPK. Tiap lantai di KPK ada musholla,” kata Yuyuk.

Kamaluddin Harahap sendiri enggan berkomentar soal penahanannya oleh KPK. Dia bungkam terutama saat sejumlah wartawan bertanya soal dugaannya sebagai koordinator dana suap dari Gubernur nonaktif Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho.

Baca Juga:  Korupsi Pengadaan Komputer, Kejati Sumut Tahan Mantan Kadis Pendidikan Dairi

“Enggak ada (koordinator). Itu bohong,” elak Kamaluddin.

Dalam pemeriksaan sebelumnya, Kamaluddin Harahap juga membantah pernah menerima uang suap dari Gubsu nonaktif Gatot Pujo Nugroho.

Sejak ditetapkan sebagai tersangka, Kamaluddin juga sempat tidak diketahui keberadaannya. Bahkan dia sempat akan menjual rumah pribadinya di Jalan Tangkul, Medan Tembung. Saat itu wartawan menemukan tulisan: rumah ini dijual di pagar rumah Kamaluddin.

BACA JUGA
KPK Tahan Kamaluddin Harahap
Lengkapi Berkas Kasus Suap Gatot di DPRD, KPK Telah Periksa 100 Saksi
Kamaluddin dan 4 Pimpinan DPRD Sumut Ditahan di Rutan Berbeda
KPK: Kebakaran Kantor Dispenda Tak Pengaruhi Penyidikan Kasus Suap Gatot

Penahanan terhadap tersangka Kamaluddin Harahap tersebut menyusul empat pimpinan DPRD Sumut lainnya yang terlebih dahulu ditahan KPK karena diduga menerima uang suap dari Gubernur Sumut nonaktif, Gatot Pujo Nugroho.

Baca Juga:  Sebanyak 4 Petugas Pramuantar  Di KNIA Ditangkap

Mereka adalah Ketua DPRD Sumut 2014-2019 Ajib Shah, Ketua DPRD Sumut 2009-2014 Saleh Bangun, serta Wakil Ketua DPRD Sumut 2009-2014 Chaidir Ritonga dan Sigit Pramono Asri.

Pada 10 November lalu, Kamaludin sempat mangkir saat dipanggil penyidik KPK untuk menjalani pemeriksaan.

Kini Kamaluddin Harahap dan empat pimpinan DPRD Sumut ditahan di beberapa Rumah Tahanan (Rutan) berbeda.

Saleh Harahap ditahan di Rutan Polres Jakarta Selatan, Ajib hah ditahan di Rutan Klas I Salemba Jakarta Pusat, Chaidir ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, dan Sigit ditahan di Rutan Polres Jakarta Pusat‎.

“KH ditahan di Rutan Polres Jakarta Timur,” ujar Plh Humas KPK Yuyuk Andriati. [ded]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up