Sehari Pasca Aksi, Pengendara Gojek dan Penarik Betor Terlibat Bentrok

536
BETOR VS GOJEK. Puluhan pengendara becak bermotor terlibat bentrok dengan pengendara Gojek di depan Stasiun Besar Kereta Api Medan, Rabu, (22/2/2017). Bentrokan terjadi sehari pacsa aksi unjukrasa ratusan pengendara betor di Kantor Walikota dan Kantor Gubernur Sumatera Utara.

EDISIMEDAN.com, MEDAN- Puluhan pengendara becak bermotor terlibat bentrok dengan pengendara Gojek di depan Stasiun Besar Kereta Api Medan, Rabu, (22/2/2017). Bentrokan terjadi sehari pacsa aksi unjukrasa ratusan pengendara betor di Kantor Walikota dan Kantor Gubernur Sumatera Utara.

Nur, salah seorang pengendara betor mengatakan puluhan pengendara Gojek secara tiba-tiba mendatangi tempat mereka mangkal di bawah Sky Cross di depan Stasiun Besar Kereta Api Medan. Bahkan, sejumlah pengendara Gojek langsung merusak betor miliknya yang sedang terparkir.

“Mereka yang ilegal, kok mereka pula yang nyerang kami. Lihat aja kondisi becak saya, rusak dibagian depan dan belakangnya akibat dirusak sama mereka,” ujar Nur memperlihatkan betornya yang rusak.

Sementara itu, seorang pengendara Gojek mengaku kehadiran mereka ke depan Stasiun Besar Kereta Api Medan untuk mempertanyakan tindakan yang dilakukan para penarik betor yang merusak atribut kerja milik rekan mereka pagi tadi.

“Intinya kami cuman mau tanyakan tindakan mereka tadi pagi. Kalau kami nggak diganggu, kamu juga nggak akan ganggu. Karena kan kami sama-sama nyari makan,” ucap pria yang memakai jaket hijau bertuliskan Gojek.

Akibat peristiwa itu, arus lalu lintas di Jalan Stasiun depan Stasiun Kereta Api Medan mengalami kemacetan. Bahkan untuk mengantisipasi bentrokan susulan, puluhan aparat kepolisian dari Polrestabes Medan dan Polsek Medan langsung turun ke lokasi. [ska]

Apa Tanggapan Anda?