Sekda Binjai Sampaikan LPJ APBD Tahun 2017  DPRD Binjai : Pelayanan BLUD RSUD Djoelham Binjai Belum Maksimal

33
ARIPURNA DPRD BINJAI. Sekdako Binjai H Mahfullah P Daulay,SSTP dan Wakil ketua DPRD Binjai Agus Supriantono diabadikan pada sidang paripurna laporan pertanggung jawaban APBD Binjai 2017 bertempat di gedung DPRD Binjai di gedung Ovany,Jalan T.Amir Hamzah, Binjai Utara, Senin,(9/7) (op)

EDISIMEDAN.com,BINJAI- Sekdako Binjai H Mahfullah P Daulay, SSTP mewakili Walikota Binjai menyampaikan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kota Binjai tahun 2017, pada sidang paripurna DPRD Binjai yang di pimpin oleh Wakil Ketua DPRD Binjai Agus Supriantono yang di hadiri oleh 21 anggota DPRD Binjai bertempat di gedung DPRD Binjai di Ovany Kolam Renang, Jalan T.Amir Hamzah, Binjai Utara, (9/7) siang.

Sekdako Binjai Mahfullah P Daulay,SSTP antara lain menyampaikan bahwa secara umum laporan pertanggungjawaban pelaksaan APBD Binjai 2017 sebagai berikut: Anggaran Pendapatan Daerah 2017 setelah perubahan sebesar Rp 964.903.163.076,00 ( sembilan ratus enam puluh empat miliyar, sembilan ratus tiga juta,seratus enam puluh tiga ribu,tujuh puluh enam rupiah).

Dengan realisasi pendapatan daerah mencapai Rp 879.551.758.424,48 (delapan ratus tujuh sembian miliyar, lima ratus lima puluh satu juta,tujuh ratus lima puluh delapan ribu, empat ratus dua puluh empat rupiah, koma enpat puluh delapan sen atau 91,15 % .

Terdiri dari PAD sebesar Rp 139.217.621.697,48 (seratus tiga puluh sembilan miliyar , dua ratus tujuh belas juta ,enam ratus dua puluh satu ribu,enam ratus sembilan puluh tujuh rupiah, koma empat delapan).

Kemudian dana perimbangan sebesar Rp 689.450.970.673,00 (enam ratus delapan puluh sembilan miliyar,empat ratus lima puluh juta,sembilan ratus tujuh puluh ribu,enam ratus tujuh puluh tiga rupiah atau sebesar 99,98 % ). Selanjutnya lain-lain pendapatan adaerah yang sah tahun 2017 adalah sebesar Rp 50.883.166.054,00 atau sebesar 66,75 %.

Adapun anggaran belanja daerah 2017 setelah perubahan sebesar Rp 979.176.347.735.32. Dengan realisasi belanja daerah sebesar Rp 849.614.204.508,96.

Terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp 424.487.084.306.00. Belanja pegawai Rp 417.647.820.779,00. Belanja Subsidi sebesar Rp 263.734.200. Dan ada juga belanja Hibah sebesar Rp 5.179.418.182,00.

Belanja bantuan keuangan sebesar Rp 588.720.825,00. Belanja tidak terduga sebesar Rp 809.390.320,00. Sedangkan untuk belanja langsung sebesar Rp 425.127.120.202,96 , yang terdiri dari belanja pegawai sebsar Rp 61.523.743.327,00, belanja barang sebesar Rp 209.543.415.582,00. Belanja modal sebesar Rp 154.059.962.293,96. Jumlah pembiayaan daerah sebesar Rp15.687.285.030,15.

Jumlah pendapatan daerah tahun anggaran 2017 di tambah dengan silpa tahun anggaran 2016 menjadi sebesar Rp 897.714.943.083,80. Jumlah realisasi belanja daerah anggaran 2017 ditambah dengan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 852.592.734.712,96.

Selanjutnya dapat di jelaskan bahwa sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenan sebesar Rp 45.624.838.945,67. Hal tersebut di peroleh cari selisih antara realisasi pendapatan tahun anggaran 2017 sebsar Rp 879.551.758.424,48. Dikurangi dengan realiasasi belanja tahun 2017 sebesar Rp 849.614.204.508,96. Ditambah dengan pembiayaan daerah sebesar Rp 15.687.285.030,15.

“Realisasi APBD kota Binjai 2017 menunjukkan bukti bahwa pemko Binjai telah berupaya melaksanakan tertib anggaran dengan sebaik-baiknya , Dan khusus PAD pada OPD tertentu masih harus di tingkatkan lagi ,”kata Sekdako Binjai H Mahfullah P Daulay,SSTP.

Terkait laporan tersebut di atas anggota DPRD Binjai Jonita Agina Bangun kepada EDISIMEDAN.com mengatakan bahwa terkait pelaksanaan APBD Binjai 2017, belum maksimalnya pelayanan BLUD RSUD dr Djoelham Binjai dan rendahnya PAD kota Binjai. “ Kinerja OPD Binjai belum maksimal dan pendataan pajak daerah rendah ,”kata Jonita Agina Bangun dari fraksi Hanura Binjai. [op]

Apa Tanggapan Anda?