Sekolah SDN 3T Di Langkat Rayakan Hari Guru Bagi-Bagi Telur Kepada Siswa

    21

    EDISIMEDAN.com,MEDAN: Hari guru memang merupakan hari yang spesial baik bagi para guru maupun para siswa. Hari spesial yang jatuh pada tanggal 25 September 2018 ini dipastikan semua sekolah di Sumatera Utara (SUMUT) khususnya memperingati baik dengan melaksanakan upacara, doa, bagi-bagi kado, dan ada juga yang meriah seperti membuat pentas musik dan sebagainya.

    Berbeda dengan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 056596 yang merupakan sekolah 3T (Tertinggal,Terdepan dan Terluar) Tanjung Baru Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat, hari guru dimeriahkan dengan membagi-bagikan telur rebus sebanyak 150 butir kepada siswa dan selebihnya kepada sesama guru.

    “Hari guru tahun ini, usai melaksanakan upacara selanjutnya kita membagikan telur rebus kepada murid kita, ini merupakan inisiatif para guru”, jelas Pembantu Kepala Sekolah SD Negeri 056596 kepada edisimedan.com pada Senin, (26/11/2018)

    Sebelumya para guru berencana membagikan alat tulis dan makanan kepada siswa ternyata telur menjadi pilihannya selain memiliki makna, pembagian telur diharapkan dapat menambah gizi pada anak yang diakuinya para siswa kerap mengkonsumsi jajanan yang kurang sehat diluar sekolah.

    “Makna membagikan telur rebus ini, agar gizi anak anak kita terpenuhi, dan maknanya agar dari sekolah kita ini menetaskan siswa-siswi yang berguna kelak dan menjadi anak anak yang besar dikemudian hari meski mengenyam pendidikan yang letaknya di 3T”, paparnya.

    Siswa mendapat telur rebus lukis dari guru pada peringatan hari guru pada Senin (26/11/2018)

    Uniknya, sebelum dibagikan, telur-telur rebus itu terlebih dahulu di lukis dengan emoticons senyum yang diartikan saat anak menerima telur rebus akan hadir keceriaan.

    Dalam kesempatan itu, ia juga menyatakan pihaknya akan tetap membuat hukuman (punishmen) kepada siswa yang melakukan kesalahan. Karena menurutnya dengan menegur siswa dan memberi hukuman untuk mengajarkan siswa agar tidak membuat kesalahan. Karena, punishmen yang diterapkan pun ada batasannya bukan asal memberikan hukuman.

    “Kita akan tetap memberikan punishmen kepada siswa yang melakukan kesalahan, karena hukuman yang diberikan merupakan bentuk kasih sayang agar anak tidak melakukan kesalahan yang sama”, katanya.

    Sementara itu, terkait kesejahteraan guru, ia mengaku saat ini guru di tanah air khususnya di sekolahnya sudah cukup terperhatikan dimana saat ini guru selain menerima gaji juga menerima tunjangan intensif dan juga sekolah juga dikucurkan anggaran intensif 3T dari pemerintah pusat.

    Dan sebelumnya, hari guru di sekolah dasar yang memiliki siswa 133 orang ini dilaksanakan upacara bendera yang dipimpin oleh kepala sekolah SD Negeri 056596,Rodiah S.pd. (Mahbubah Lubis)

     

    Apa Tanggapan Anda?