Home / NEWSPOLITIK / Selain JR Saragih, Bakal Ada Tersangka Baru Kasus Penggunaan Dokumen Palsu

Selain JR Saragih, Bakal Ada Tersangka Baru Kasus Penggunaan Dokumen Palsu


Sejumlah awak media tengah menunggu pemeriksaan JR Saragih di kantor Bawaslu Sumut, Senini, (15/3/2018).

EDISIMEDAN.com, MEDAN- Koordinator Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Provinsi Sumatera Utara Hardi Munthe menyebutkan tidak tertutup kemungkinan adanya tersangka baru dalam kasus penggunaan dokumen palsu JR Saragih dalam Pilgubsu 2018.

Hardi menjelaskan, dari beberapa saksi yang diperiksa salah satunya yakni Direktur Eksekutif Demokrat Sumatera Utara Silverius Bangun. Meski demikian, Hardi enggan menjelaskan hal-hal yang dipertanyakan oleh penyidik terhadap Silverius.

“Kemungkinan itu tetap ada, tergantung dari pengembangan yang dilakukan oleh penyidik,” ujar Hardi yang konfirmasi wartawan melalui seluler, Kamis (22/3/2018).

Menurut Hardi, pengembangan tersebut dapat menyasar terhadap siapa yang menjadi pelaku pemalsuan tersebut. Sementara JR Saragih masih tetap hanya disangkakan Pasal 184 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang penggunaan dokumen palsu pada pencalonan Pilkada.

“Pengembangan bisa saja misalnya ke pasal 179 tentang pemalsuan dokumen,” sebutnya.

Baca Juga:  Polda Sumut Bentuk Tim Khusus Selidiki Pungli Bongkar Muat di Belawan

Sedangkan terkait perkembangan pemeriksaan, anggota Bawaslu ini mengatakan pemeriksaan dilakukan secara maraton oleh penyidik sentra gakkumdu mengingat ada tenggat waktu yang harus dipatuhi dalam penyelesaikan kasus tersebut.

“Kalau di undang-undang disebutkan 14 hari. Semua disitu pemeriksaan saksi, ahli, pengumpulan bukti dokumen dan lainnya. Setelah itu dilimpahkan ke Jaksa di Gakkumdu itu,” pungkasnya. [ska]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up