Home / DELI SERDANGSUMUT / Selama Operasi Ramadhania Toba 2016, Kasus Laka di Tebingtinggi Naik 78 Persen

Selama Operasi Ramadhania Toba 2016, Kasus Laka di Tebingtinggi Naik 78 Persen


Kabag Ops Kompol Janner Panjaitan didampingi Kasubbag Humas AKP MT Sagala saat memberi keterangan kepada wartawan. [foto: rdi]

EDISIMEDAN.COM, TEBINGTINGGI – Selama pelaksanaan gelar Operasi Ramadhania Toba 2016 di jajaran Polres Tebingtinggi sejak tanggal 30 Juni hingga 15 Juli 2016, tercatat kejadian laka lantas sebanyak 16 kasus dengan 3 orang meninggal dunia dan 3 korban luka berat serta 30 orang mengalami luka ringan.

Dibanding dengan tahun lalu terjadi peningkatan laka lantas yang mencapai 78 persen sementara kasus tindak pidana hanya naik 11 persen.

Demikian disampaikan Kabag Ops Polres Tebingtinggi Kompol Janner Panjaitan didampingi Kasubbag Humas AKP MT Sagala kepada wartawan, Rabu (20/7/2016)

“Kejadian yang paling menonjol terjadi laka lantas saat Bus KUPJ yang terjungkal di saat Hari Raya ke-2 dengan korban 1 orang penumpang meninggal dunia, 3 luka berat di Desa Binjai Kecamatan Tebing Syahbandar Kabupaten Sergai, hingga kerugian yang terjadi dalam laka lantas mencapai puluhan juta rupiah secara material,” terang Kompol Janner Panjaitan..

Baca Juga:  Berkunjung ke Sumut, Komjen (Purn) Oegroseno Hadiri Dialog Bersama Jurnalis dan NGO

Ditambahkannya, Satuan Lalu Lintas juga melakukan tilang bagi sebanyak 231 pengendara roda dua maupun bagi pengendara kendaraan roda empat serta peneguran sebanyak 164 kasus, hingga terjadi kenaikan 99 persen dibandingkan pada tahun lalu.

Sementara tindak pidana terjadi 21 kasus yang terjadi di Tebingtinggi di saat operasi Ramadania yang didominasi kasus penganiayaan disusul kasus curanmor lalu pencurian dengan kekerasan.

Janner mengungkapkan bahwa pihak Polres Tebingtinggi telah berupaya semaksimal mungkin melakukan tugasnya dengan menurunkan 150 orang personil yang berjaga mengamankan jalur mudik di tiga Pos PAM Lebaran Idul Fitri 2016, seperti di Pos PAM Desa Binjai, Pos PAM Simpang Beo serta Pos PAM Afdeling VIII Pabatu arah Kota Pematang Siantar.

Diharapkan agar masyarakat lebih berhati-hati dalam berlalu lintas, karena kecelakaan didominasi karena kelalaian dan pada umumnya terjadi pada kendaraan roda dua.

Baca Juga:  Mobil Datsun ini Tiba-Tiba Terbang Tabrak Jukir dan 6 Sepeda Motor

Masyarakat juga harus waspada khusus menyangkut pencurian kenderaan bermotor yang dilakukan pelaku curanmor dengan menggunakan kekerasaan ataupun begal. [rdi]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up