Sidak Walikota Medan Disambut Tangis Keluarga Pasien RSUD Pirngadi

0
56
SIDAK. Walikota Medan Dzulmi Eldin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Medan, Selasa (2/1/2018). [edisimedan.com/istimewa]

EDISIMEDAN.com, MEDAN – Di hari pertama kerja tahun 2018, Walikota Medan Dzulmi Eldin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Medan, Selasa (2/1/2018).

Selain ingin mengecek jumlah kehadiran para pegawai pasca libur Tahun Baru 2018, sidak ini juga dilakukan untuk memastikan apakah pelayanan publik yang dilakukan masing-masing OPD telah berjalan dengan baik.

Di RSUD Pirngadi Medan, Walikota disambut tangisan keluarga pasien di ruang rawat inap di lantai dua. Pasalnya, keluarga pasien mengaku kecewa dengan pelayanan yang diberikan pihak rumah sakit. Pasien atas nama Budi Hartono (45) yang dihipotesis menderita kanker hati kurang mendapatkan pelayanan maksimal.

Dengan menangis terisak-isak, Anum (38), salah seorang adik pasien langsung mengungkapkan keluhannya kepada Walikota begitu memasuki ruang rawat inap.

Dikatakannya, abangnya sudah dua minggu dirawat namun kondisi kesehatannya justru semakin memburuk dan acapkali menjerit kesakitan.

“Tologlah dibantu abang kami, Pak Wali. Sudah dua minggu dirawat disini tapi gak ada perubahan. Selama dirawat jarang diperiksa dokter, hanya perawat saja. Kami nggak tega lagi melihat kondisinya. Perut abang kami semakin membengkak, sering kali bang kami menjerit kesakitan,” kata Anum berlinangan air mata.

Walikota sontak terkejut mendengar pengaduan Anum. Apalagi tidak hanya Anum, beberapa keluarganya yang lain juga ikut menangis.

“Dokter jarang masuk Pak Wali. Kalau begini terus, kami takut sesuatu terjadi dengan abang kami. Sudah beberapa kali kami minta agar pihak rumah sakit (RSUD) Dr Pirngadi agar merujuk abang kami ke RSUD H Adam Malik, tapi sampai saat ini tidak juga dirujuk,” ungkapnya lagi.

Wajah Walikota sontak memerah dan langsung menanyakan kebenaran pengaduan keluarga pasien kepada Dirut RSUD Dr Pirngadi Suryadi Panjaitan yang ikut mendampingi saat peninjauan berlangsung.

Namun menurut Suryadi, pihaknya sudah memberikan pelayanan, sedangkan dokter tidak memeriksa karena kebetulan hari libur.

Tidak puas mendengar jawaban Suryadi, Walikota kemudian menanyakan siapa dokter yang bertanggung jawab di ruang tersebut. Namun dokter yang dicari tidak berada di tempat, Walikota pun tampak marah.

“Segera jatuhkan sanksi kepadanya (dokter yang bertanggung jawab). Saya tidak mau ada keluhan seperti ini. Seluruh pasien yang dirawat di rumah sakit ini harus mendapatkan pelayanan sebaik-baiknya!” tegas Walikota kepada Dirut RSUD Dr Pirngadi.

Setelah itu Walikota pun mencoba menenangkan keluarga pasien. Dia memastikan pasien yang bersangkutan akan dirawat dengan sebaik-baiknya.

“Mengenai permintaan keluarga agar pasien dirujuk ke RSUD H Adam Malik, saya minta secepatnya dilakukan. Kalau bisa hari juga, jangan pernah sekalipun mempersulit urusan,” perintahnya.

Dari RSUD Dr Pirngadi, Walikota selanjutnya meninjau Kantor Disduk Capil Jalan Iskandar Muda dan Kantor Perpustakaan dan Arsip Kantor Camat Medan Petisah.

Terakhir, Walikota sidak Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Jalan AH Nasution serta Kantor Camat Medan Selayang. [ded]

Apa Pendapat Anda?