Home / LANGKAT / SUMUT / Sidang Seri Ukur Ginting, Majelis Hakim Minta JPU Hadirkan Saksi – Saksi Yang Benar

Sidang Seri Ukur Ginting, Majelis Hakim Minta JPU Hadirkan Saksi – Saksi Yang Benar


EDISIMEDAN.COM,LANGKAT- Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara memutus tetap melanjutkan perkara kasus yang menimpa tokoh masyarakat daerah tersebut, Seri Ukur Ginting alias Okor, Rabu 4 Agustus 2021.

 

Ketua majelis hakim PN Stabat As’ad Rahim Lubis yang memimpin sidang memutuskan bahwa, eksepsi yang diajukan Okor Ginting tidak diterima, sehingga perkara akan dilanjutkan kembali dengan agenda pemeriksaan saksi.

 

Usai pembacaan putusan sela, hakim kemudian bertanya kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Stabat Rio Silalahi, terkait saksi.

 

Namun sayang, JPU tidak bisa menghadirkan saksinya. “Jaksa, saksinya mana. Biar kita mendengar keterangannya,” kata As’ad kepada JPU melalui video conference.

 

Karena JPU tidak bisa menghadirkan saksi, majelis hakim pun meminta agar JPU tidak menghadirkan saksi yang hanya mendengar informasi saja.

Baca Juga:  Masyarakat Labuhanbatu Raya Deklarasi Tolak Politik Uang dan Isu Sara pada Pilgubsu 2018

 

“Kalau bisa Jaksa, saksinya jangan yang hanya mendengar – mendengar saja. Kalau bisa saksinya yang mengalami langsung ya. Nggak usah sampai ratusan orang, cukup 5 saja tetapi harus yang mengalami langsung,” pintanya.

 

Hakim pun menutup sidang dan akan melanjutkan persidangan pada Selasa 10 Agustus 2021.

 

Minola Sebayang, penasehat hukum Okor usai persidangan dengan tegas menyatakan, dengan berlanjutnya perkara yang menimpa kliennya oleh hakim, maka kebenaran akan segera terungkap.

 

“Dengan tidak dikabulkannya eksepsi kita, maka persidangan akan berlanjut. Disitu kita akan tahu, bahwa pak Okor Ginting tidak bersalah,” kata Minola.

 

Bahkan, pengacara kondang yang selama ini berkiprah di Ibukota Jakarta itu sangat yakin, bahwa dugaan yang banyak dilontarkan oleh orang yang tidak bertanggungjawab kepada Okor Ginting selama ini tidak benar.

Baca Juga:  Ribuan Penduduk di Sumut Masih Bodoh, Belum Mampu Mengeja Nama Sendiri

 

“Kita tahu bahwa Okor Ginting itu sangat dermawan. Tidak benar semua yang disebut bahwa Okor Ginting itu preman kejam atau lainnya,” ungkap Minola. (OP)

Terkait


Berita Terbaru