Sir Salon Berbagi Bingkisan Ke Tukang Pangkas Pinggir Jalan

62

,MEDAN-Menyambut datangnya Tahun Baru 2019, Sir Salon Barbershop Premium Jalan Thamrin Medan menggelar Bakti Sosial (Baksos) dengan tema #Sir Salon Peduli Sesama Barbershop. Dalam kegiatan sosial ini, Sir Salon membagi-bagikan bingkisan kepada Barbershop atau tukang pangkas rambut yang berada di pinggir jalan atau kaki lima.

“kegiatan bakti sosial kali ini dikhususkan berbagi untuk sesama Barbershop namun mereka yang menjalankan usahanya dipinggir jalan atau kaki lima. Tujuannya adalah sebagai bentuk kepedulian bagi sesama Barbershop,” Jelas Manager Sir Salon Premium Babershop, T. Maulana yang didampingi Stylish Senior, Dharma, Rabu (19/12/2018).

Dalam kesempatan itu, dinyatakan bingkisan dibagikan di 20 titik Barbershop dikawasan Kota Medan. Berharap bingkisan yang isinya peralatan salon/pangkas rambut itu dapat dimanfaatkan dan membantu para tukang pangkas pinggir jalan.

“Kebetulan bingkisan kita ini adalah peralatan salon, diantaranya sisir karbon, mitspray,kuas bedak, keep pangkas, shaving gel dan baju kaos, sehingga kita harapkan bingkisan ini bermanfaat bagi para tukang pangkas tersebut,” kata T.Maulana.

T. Maulana Bersama tim Sir Salon, Sir Dharman, Sir Nirwana, Sir Ariandi, sekitar pukul 10.00 Wib menyerahkan langsung bingkisan #Sir Salon Peduli Sesama Barbershop. Diawali Tukang Pangkas Rizki, Lukman (45) Jalan Sei Kera No 107.
Tampak rasa senang tergambar dari raut wajah Lukman saat Tim Sir. Salon menyambangi kios pangkasnya yang sederhana.

Lukman, tukang pangkas yang sudah bertahan 16 tahun ini sangat senang dengan bakti sosial peduli sesama Babershop yang digelar sir salon Babershop premium. Lukman mengatakan meski masih menggunakan peralatan tradisional namun ia percaya diri bisa bersaing dengan Babershop modern karena dikatakannya masing-masing ada pasarnya ,kendati ia mengaku ingin sekali ada perubahan misalnya seperti yang disampaikan oleh tim Sir Salon yang menyambanginya yakni tentang kebersihan,kesehatan dan juga kerapihan dalam menggunting rambut. Iapun langsung mempraktekkan menggunakan peralatan pangkas yang diberikan Babershop.

“Saya senang sekali sudah diberikan peralatan pangkas dan semuanya saya butuh, saya ucapkan terimakasih dan semoga Sir Salon maju terus,” Ucap Lukman.

Hal yang sama juga dirasakan Abdul Muis (61) Tukang Pangkas di bawah pohon rindang diatas trotoar Jalan Perintis Kemerdekaan yang dulunya bernama jalan Jati. Abdul Muis yang mengaku sudah menjalankan usaha pangkasnya dari tahun 1996 ini sangat bersyukur karena bingkisan tersebut merupakan peralatan yang dibutuhkan.

“saya sangat senang diberi bingkisan dari sir salon, dengan ini perlengkapan pangkas saya menjadi bertambah karena selama ini saya hanya menggunakan peralatan pangkas tradisional,” Kata Abdul Muis yang juga mengaku masih menggunakan peralatan pangkas tradisional karena terkendala ekonomi yang dinilainya saat ini harga peralatan pangkas modern cukup mahal.

Sementara itu, Sir Salon Barbershop Premium yang kini sudah memiliki 35 Outlet milik sendiri dan frenchise di Kota Medan ini menginginkan kedepannya sesama Barbershop sama-sama maju dan terus meningkatkan derajatnya sehingga tidak lagi dipandang sebelah mata. Dan paling utama semua Barbershop harus mengutamakan pelayanan yang baik, penggunaan alat pangkas yang baik dan benar dan juga bersih. (Mahbubah Lubis)

Apa Tanggapan Anda?