Soal Kapal Karam di Danau Toba, Kapolri Pastikan Periksa Dinas Perhubungan

26
Kapolri Tito Karnavian saat mengunjungi Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun, Kamis siang (21/6/2018).

EDISIMEDAN.com, SIMALUNGUN: Kepolisian akan melakukan pemeriksaan terhadap Dinas Perhubungan Kabupaten dan Provinsi terkait peristiwa tenggelamnya Kapal Motor Sinar Bangun di perairan Danau Toba, Sumatera Utara. Hal tersebut diungkapkan Kapolri Tito Karnavian saat mengunjungi Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun, Kamis siang (21/6/2018).

Tito mengatakan pemeriksaan itu dilakukan karena pihak Dinas Perhubungan yang mengelola transportasi di kawasan tersebut.

“Saya tidak akan segan-segan untuk meminta kepada penyidik jangan hanya nahkoda kapal tapi juga sistemnya yang bertanggung jawab untuk melakukan pengawasan,” kata Tito.

Lanjut Tito, pihaknya tetap akan mengawasi sistem dari pengawasan yang dilakukan Dinas Perhubungan setempat yang memiliki tanggung jawab atas pelayaran dari KM Sinar Bangun. Sementara untuk pemberangkatannya layak atau tidak ditetapkan oleh Syahbandar Dinas Perhubungan Kabupaten.

“Tadi sudah jelas bahwa kapal di bawah 5 gros ton izin dan pengawasannya oleh Dinas Perhubungan Kabupaten. Untuk 5 ton hingga 300 ton itu oleh Dinas Perhubungan Provinsi. 300 ton ke atas oleh Kementerian Perhubungan. Nah berat KM Sinar Bangun 17 gros ton. Jadi untuk perizinan dan kelayakan itu menjadi kewenangan Dinas Perhubungan Provinsi,” beber Tito.

Seperti diketahui, akibat dari tenggelamnya KM Sinar Bangun, ratusan orang masuk dalam daftar hilang pencarian penumpang dari kapal tersebut. Hingga saat ini tim SAR gabungan sudah mengevakuasi 21 penumpang KM Sinar Bangun. Di mana 18 orang selamat, dan tiga penumpang lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. [ska]

Apa Tanggapan Anda?