Home / MEDAN TODAY / Sukseskan Program Bangga Kencana, Perwakilan BKKBN Sumut Gelar Rakor

Sukseskan Program Bangga Kencana, Perwakilan BKKBN Sumut Gelar Rakor


EDISIMEDAN.com, MEDAN: Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Utara menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2021, di Hotel Santika Jl. Kapten Maulana Lubis Medan. Rabu (3/3/2021).

Pelaksanaan rakor program Bangga Kencana Provinsi Sumut Tahun 2021 mengusung tema “Meningkatkan upaya dan strategi dalam percepatan implementasi program Bangga Kencana sektor di Provinsi Sumatera Utara”.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Drs Sahidal Kastri, M.Pd, dan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, Pembangunan, Aset dan SDA, Dr H.Agus Tripriyono serta Wakil Ketua Perkadis Drs Seruan Sembiring M.Si.

Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Drs Sahidal Kastri, M.Pd dalam sambutanya mengatakan raker tersebut digelar sebagai upaya memastikan arah kebijakan dan strategi program Bangga Kencana sehingga diperlukan peran aktif stakeholder dan mitra kerja mulai tingkat pusat dan Provinsi, Kabupaten/Kota sampai lini lapangan.

Baca Juga:  Polda Sumut Amankan 3 Kg Sabu dari Komplek J City

“Kami menyadari masih banyak yang harus segera ditindaklanjuti dengan berbagai percepatan program dan kegiatan prioritas, tidak hanya pada level dan kewenangan pemerintah pusat saja, tetapi justru bagaimana implementasi diujung tombak dilini lapangan, yang secara langsung dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat di Sumut,” jelasnya.

Sehingga lanjutnya Peranan Pemerintah Daerah (Pemda) sangat dibutuhkan untuk bersama-sama dalam memberhasilkan program bangga kencana di Sumut.

“Melalui rakor program Bangga Kencana ini diharapkan mampu dijalankan dengan baik di seluruh tingkatan wilayah. Sehingga keluarga berkualitas dan pertumbuhan penduduk yang seimbang dapat diraih bersama guna mendukung tercapainya visi presiden dan wakil presiden RI untuk terwujudnya Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berlandaskan gotong royong,” ucapannya.

“Kami yakin dan percaya dengan dukungan yang kuat dari bapak Gubernur Sumatera Utara serta seluruh stakeholder program Bangga Kencana dapat berjalan dengan baik dan sukses. Tentu kami sangat membutuhkan support dan komitmen dari kita semua,” katanya.

Baca Juga:  Wali Kota Fokus Atasi Banjir & Canangkan Medan Bersih Sampah

Sementara Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, Pembangunan, Aset dan SDA, Dr H.Agus Tripriyono mengajak seluruh stakeholder untuk menyatukan presepsi dan kesungguhan untuk memberhasilkan program bangga kencana di Sumut.

Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Presiden (Pepres) No 18 Tahun 2020 bahwa BKKBN diberi mandat untuk berkontribusi secara langsung terhadap 2 (dua) dari 7 (tujuh) agenda pembangunan/prioritas nasional (PN) pada RPJMN IV 2020-2024.

“Yaitu untuk meningkatkan SDM yang berkualitas dan berdaya saing. Serta mendukung revolusi mental dan pembangunan kebudayaan yang dalam pelaksanaanya adalah membangun kepedulian dan keikutsertaan masyarakat dalam memberhasilkan kependudukan keluarga berencana dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pembangunan keluarga,” katanya.

Sehingga ia mengajak untuk membangun kemitraan dengan semua pihak untuk mewujudkan kepedulian terhadap persoalan kependudukan di Sumut.

Baca Juga:  Usai Sandera Dewan, Mahasiswa Shalat di Ruang Paripurna DPRD Sumut

“Presiden Jokowi berpesan pada kegiatan Rakornas program bangga kencana Tahun 2021 sosialisasi yang disampaikan bukan hanya jumlah anak dan jarak antar kelahiran. Namun yang sangat penting adalah juga membangun ketahanan keluarga secara utuh dalam berbagai bidang baik kesehatan, ekonomi, pendidikan anak, kebahagiaan keluarga. Jadi untuk membangun ketahanan keluarga perlu sinergitas dan kemitraan antara Provinsi dan Kabupaten/Kota,” ujarnya.(red)

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up