Home / NEWSPOLITIK / Survei LSI : Pasangan Djoss Dikenal Namun Kurang Disukai

Survei LSI : Pasangan Djoss Dikenal Namun Kurang Disukai


Lingkaran Survei Indonesia Denny JA melakukan survei opini publik untuk Pilkada Gubernur Sumut 2018. Hasilnya, pasangan Edy Rahmayadi – Musa Rajeckshah (ERAMAS) unggul terhadap pasangan Djarot Saiful Hidayat – Sihar Sitorus (DJOSS).

EDISIMEDAN.com, MEDAN- Survei pelaksanaan Pilgubsu yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyebutkan pasangan Djarot Saiful Hidayat dan Sihar Sitorus dikenal paling tinggi melebih tingkat pengenalan terhadap rivalnya Edy Rahmayadi. Namun pasangan ini menurut LSI kurang disukai masyarakat.

Demikian disampaikan Rully Akbar selaku Peneliti Senior – LSI Denny JA dalam rilis hasil survei mereka di Hotel Santika Medan, Jumat (22/6/2018).

“Kenapa DJOSS belum bisa merebut posisi puncak? pertama dari tingkat pengenalan calon Gubernur, perolehan tertinggi adalah Djarot Saiful Hidayat (91,3%), disusul Edy Rahmayadi 89,5%. Sedangkan untuk calon Wakil Gubernur, tingkat pengenalan Sihar Sitorus 74,0%, sedikit lebih unggul dari Musa Rajekshah (70,7%). Namun untuk tingkat kesukaan terhadap calon, Edy Rahmayadi memperoleh 78,7%. Musa Rajekshah 74,2%. Sedangkan Djarot Saiful Hidayat sebesar 67,8% dan Sihar Sitorus 63,4%,” sebutnya.

Baca Juga:  Pencarian Korban KM Sinar Bangun Resmi Dihentikan, SAR Tetap Siagakan Personil

Selain itu survei LSI juga menyebutkan pengaruh debat terhadap pilihan memanglah sangat tinggi yakni 69,4%, akan tetapi hanya 18% publik yang mengikuti debat kandidat tersebut.
“Dan ketika ditanyakan siapa yang dianggap dominan dan menguasai materi, ERAMAS mendapat 49,1% dan DJOSS sebanyak 41,1%,” terang Rully.

Secara keseluruhan survei LSI Denny JA menyebutkan pasangan Edy Rahmayadi – Musa Rajeckshah (ERAMAS) unggul terhadap pasangan Djarot Saiful Hidayat – Sihar Sitorus (DJOSS).

“Survei dilakukan secara tatap muka terhadap 1.000 responden. Responden dipilih dengan menggunakan metode multistage random sampling. Margin of error survei ini +/- 3,16%,” pungkasnya. [ska]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up